Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SAMPANG

Pertanyaan Progres Program Lumbung Pangan, Gapoktan dan Dinas Memenuhi Panggilan Komisi II

badge-check

Pertanyaan Progres Program Lumbung Pangan, Gapoktan dan Dinas Memenuhi Panggilan Komisi II Perbesar

SAMPANG, Kompasmadura.com – Setidaknya, ada lima Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Dinas Pertanian memenuhi panggilan Komisi II DPRD Sampang. Mereka berkumpul di ruang komisi besar.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Alan Kaisan, mempertanyakan realisasi program lumbung pangan yang berada di lima titik tersebut. Kendatinya, program yang bersembur dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5 miliar dan APB Daerah Rp 500 juta dengan total keseluruhan mencapai Rp 5,5 miliar di Tahun 2022.

“Alhamdulillah, setelah kami tanyakan progresnya saat ini proses pekerjaan. Dana sheering sebesar Rp 100 juta itu harus dibelanjakan pengadaan gabah,” kata Alan Kaisan Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang.

Program itu dikelola oleh lima Gapoktan di Sampang di lokasi yang berbeda. Yakni, di Kecamatan Kota Sampang di Desa Panggung, Kecamatan Kedungdung di Desa Pasarenan, Kecamatan Omben di Desa Sogiyan, Kecamatan Torjun di Desa Bringin Nunggel, dan Kecamatan Jrengik di Desa Mlaka.

“Program ini harus berkelanjutan, tidak hanya selesai ini saja. Kami akan terus mengawal proses program ini, hingga tujuaan itu benar-benar manfaat bagi petani,” ujarnya.

Sementara pengadaan mesin tersebut dimenangkan oleh konsultan pengadaan barang dan jasa dengan cara e-katalog. Sementara pembangunan gedungnya, di swakelolakan kepada penerima manfaat.

“Pangkon mesin harus disesuaikan dengan mesin tersebut. Jika tidak sesuai maka terancam tidak dipasang,” imbuhnya Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

Di waktu yang sama, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta dan KP) Suyono menyampaikan terimakasih kepada komisi II DPRD Sampang yang juga sebagai mitra. Ia mengatakan, program lumbung pangan hingga saat ini masih mencapai sekitar 80-90 persen.

“Kami dan Gapoktan tadi, sudah sama-sama mendengarkan saran dan masukan dari rekan-rekan komisi. Dan insyallah kami akan lakukan,” katanya kepada awak media.

Mereka penerima manfaat itu sudah siap untuk mengelola dengan baik. Program ini sudah dilengkapi pengelolaannya, dilengkapi mesin dryer dan perangkat lainnya. Tentu, kualitas berasnya bukan lagi medium tapi premium. Dengan seperti itu, petani bisa pendapatan petani bisa meningkat.

“Dan Gapoktan bis kerja sama atau menggait dengan petani lainya. Program ini bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar Yono sapaan akrabnya. (Ful/Nin)

 

Baca Lainnya

Kapolres Sampang Mengingatkan Seluruh Personel Agar Menjalankan Tugas Dengan Tulus

8 Sep 2026 - 20:21 WIB

Kapolres Sampang Mengingatkan Seluruh Personel Agar Menjalankan Tugas Dengan Tulus

Wabup H. Abdullah Hidayat menyerahkan nota penjelasan kepada Wakil Ketua DPRD Sampang Amin Arif Tirtana

20 Jan 2024 - 13:17 WIB

Wabup H. Abdullah Hidayat menyerahkan nota penjelasan kepada Wakil Ketua DPRD Sampang Amin Arif Tirtana

Di HUT Korpri ke-52, Bupati dan Wabup Sampang Sampaikan Permohonan Maaf

18 Des 2023 - 14:20 WIB

Di HUT Korpri ke-52, Bupati dan Wabup Sampang Sampaikan Permohonan Maaf

Selesaikan Penyusunan Masterplan Kota Cerdas, Pemkab Sampang Terima Penghargaan Gerakan Smart City 2023

10 Des 2023 - 23:27 WIB

Selesaikan Penyusunan Masterplan Kota Cerdas, Pemkab Sampang Terima Penghargaan Gerakan Smart City 2023

Terjadi Pergeseran Anggaran, Peningkatan Alun-Alun Pakai Dana CSR

1 Nov 2023 - 18:18 WIB

Terjadi Pergeseran Anggaran, Peningkatan Alun-Alun Pakai Dana CSR
Trending di SAMPANG