close

SPORT

SPORT

Bupati Sumenep Apresiasi Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi Regional di Lamongan

IMG-20260815-WA0022

SUMENEP, Kompasmadura.com – Pembinaan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan prestasi yang baik, setelah talenta-talenta muda dari Club Persada Junior mampu menorehkan prestasi di tingkat regional.

Bukan sekadar turun bertanding, para atlet muda tersebut mampu memberikan warna dalam persaingan. Salah satu pencapaian terbaik datang dari pasangan Kenzi Ichi Muhammad dan Denandra Rafa Ardiansyah yang berhasil merebut Juara 2 Ganda Remaja Putra.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia muda di Sumenep terus bergerak. Kemenangan itu juga menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk mengasah teknik, mental bertanding, sekaligus keberanian menghadapi lawan dari berbagai daerah.

Selain pasangan Kenzi dan Denandra, dua pasangan lainnya juga tampil membawa nama Sumenep. Mereka adalah Azril Hidayatul Ridho dan A Naim Agik pada nomor Ganda Taruna Putra, serta Samsul Ma’arif dan Ziren Yuliana Asyifa di nomor Ganda Campuran Taruna.

Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026 Ketiga pasangan tersebut merupakan atlet Persada Junior dan berada dalam pembinaan PBSI Sumenep. Kiprah mereka menjadi bagian dari proses panjang untuk mencetak generasi penerus bulutangkis Sumenep yang mampu bersaing di level lebih tinggi Siap.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para atlet muda tersebut.“Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas perjuangan atlet-atlet muda Sumenep. Juara 2 di Lamongan ini bukan hasil kebetulan, tapi buah dari kerja keras, latihan disiplin, dan mental juara yang terus ditempa,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (16/08/2026).

Menurut Bupati Fauzi, prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Sumenep, khususnya bulutangkis, berjalan di jalur yang tepat. Ia meminta agar capaian ini tidak membuat puas, melainkan dijadikan pijakan untuk target yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus mendukung penuh pembinaan olahraga usia dini. Fasilitas, pelatih, dan event pembinaan akan kita perkuat. Saya ingin dari Sumenep lahir atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama daerah sampai tingkat nasional bahkan internasional”, tegasnya.

Bupati Fauzi juga berpesan kepada para atlet agar terus menjaga sportivitas, semangat belajar, dan tidak berhenti berproses.

“Terus berlatih, jaga kesehatan, dan junjung tinggi nama baik Sumenep. Orang tua dan pelatih juga saya titip untuk terus mendampingi. InsyaAllah prestasi adik-adik ini akan menjadi inspirasi bagi ribuan pemuda Sumenep lainnya,”tambahnya.

Sementara Ketua PBSI Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., MT., juga menyambut positif capaian para atlet muda tersebut. Ia menilai setiap prestasi yang diraih atlet merupakan buah dari latihan, kedisiplinan, keberanian bertanding, serta dukungan berbagai pihak.

“Kami tentu sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet muda Sumenep memiliki potensi dan terus berkembang melalui proses pembinaan,” katanya.

Menurut Iksan, panggilan akrab Kepala Dinas Pendidikan Sumenep ini, keberhasilan di sebuah kejuaraan tidak boleh membuat atlet cepat berpuas diri. Justru hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar kemampuan mereka semakin matang dan siap menghadapi persaingan yang lebih berat.

“ bukan hanya hasil akhirnya, tetapi yang tidak kalah penting juga bagaimana mereka mendapatkan pengalaman dari setiap pertandingan. Dari sana mental dan kemampuan atlet akan semakin terbentuk,” tegasnya.

Mantan Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep itu berharap keberhasilan yang ditorehkan para atlet Persada Junior tersebut dapat memberikan energi positif bagi perkembangan bulutangkis di Kabupaten Sumenep.

“Semoga capaian ini menjadi semangat untuk atlet-atlet yang lain. Jangan berkecil hati dan jangan berhenti berlatih. Masih banyak kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” harapnya

Ditegaskan, PBSI Sumenep akan terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda potensial melalui pembinaan dan kompetisi. Sebab, menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten dan keberanian untuk terus mencoba.

Capaian tersebut sekaligus menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Sumenep. Medali dan penghargaan yang dibawa pulang bukan hanya menjadi kebanggaan bagi atlet, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk menekuni bulutangkis secara serius.”

Prestasi yang diraih atlet bulutangkis juga diharapkan untuk terus berkembang dan muncul atlit-atlit muda yang membanggakan,” tambahnya.(Rus/Red)

Baca Selengkapnya
SPORT

Perssu Madura City Satu Grup dengan Persebaya di Piala Soeratin U-17

IMG-20260723-WA0028

SUMENEP, Kompasmadura.com – Perssu Madura City memastikan ambil bagian dalam kompetisi sepak bola Piala Soeratin U-17. Dalam kompetisi tersebut, Perssu berada di Grup C bersama Persebaya Surabaya, Persepam Pamekasan, dan Persesa Sampang.

Sekretaris Askab PSSI Sumenep, Eko Sulistyo, mengatakan meski Perssu Madura City menghadapi lawan yang memiliki kualitas kompetitif, pihaknya tetap optimistis tim mampu bersaing.

“Kami punya waktu sekitar tiga bulan untuk persiapan. Nah, di masa persiapan itu akan kami manfaatkan untuk membangun kekompakan tim, meningkatkan kondisi fisik, serta mematangkan strategi permainan,” katanya, kamis (23/7/2026).

Pihaknya juga menjelaskan, persiapan yang dilakukan tidak hanya fokus pada peningkatan kondisi fisik pemain, tetapi juga pematangan aspek teknik, taktik, serta membangun kekompakan antarpemain. Tim menjalani program latihan secara bertahap agar seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi dimulai.

“Kami optimistis, dengan waktu tiga bulan persiapan itu, kami bisa memberikan hasil optimal dalam kompetisi Piala Soeratin U-17,” ungkapnya.

Pihaknya berharap para pemain mampu menampilkan performa terbaik sepanjang kompetisi dan membuktikan kualitas pemain muda Sumenep.

“Karena itu, kami mengajak masyarakat Sumenep memberikan dukungan positif agar para pemain Perssu bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama Sumenep,” ujarnya.

Piala Soeratin U-17 merupakan salah satu kompetisi pembinaan usia muda yang rutin digelar untuk memberikan kesempatan kepada klub-klub daerah mengembangkan kemampuan bermain sepak bola. (Red)

Baca Selengkapnya
SPORT

Bupati Achmad Fauzi Bangga pada Perjuangan Atlet Voli Pantai U-17 Di Sumenep

IMG-20260105-WA0046

SUMENEP, Kompasmadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet voli pantai U-17 Kabupaten Sumenep yang telah berjuang pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, hasil pertandingan bukanlah satu-satunya tolak ukur keberhasilan seorang atlet. Semangat juang, disiplin, kerja keras, dan keberanian bertanding demi membawa nama daerah merupakan nilai yang patut dibanggakan.

“Saya mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal di Kejurprov Voli Pantai U-17. Kalian sudah memberikan kemampuan terbaik untuk Kabupaten Sumenep,” ujar Achmad Fauzi, Minggu (12/7/2026)

Bupati menegaskan, menjadi tuan rumah sekaligus peserta tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Para atlet tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan, tetapi juga memikul harapan masyarakat untuk meraih prestasi.

Meski belum mampu meraih hasil sesuai harapan, Achmad Fauzi meminta para atlet tidak larut dalam kekecewaan. Ia menilai setiap kompetisi merupakan bagian dari proses pembinaan yang akan membentuk mental juara dan meningkatkan kualitas permainan pada masa mendatang.

“Kekalahan bukan akhir dari perjalanan. Justru dari setiap pertandingan kita belajar memperbaiki kekurangan agar ke depan bisa tampil lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu juga memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus PBVSI Sumenep, pelatih, offisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan Kejurprov Voli Pantai U-17 di Kabupaten Sumenep.

Pihaknya juga berharap kejuaraan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga, khususnya cabang voli pantai, sehingga lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Achmad Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet daerah. Menurutnya, dukungan dan motivasi dari masyarakat akan menjadi energi positif bagi para atlet untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Sumenep.

“Kepada seluruh atlet, tetap semangat, terus berlatih, jangan pernah menyerah. Pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga agar prestasi Sumenep semakin meningkat di masa yang akan datang,” pungkasnya (Ri/Red)

Baca Selengkapnya
SPORT

Bupati Sumenep Apresiasi Keberhasilan Tim Volly Pantai Sumenep Juara Di Piala Wali Kota Surabaya 2026

IMG-20260105-WA0046


SUMENEP, Kompasmadura.com – Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi atas keberhasilan tim voli pantai Kabupaten Sumenep meraih satu gelar juara dan satu posisi runner-up pada ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Sumenep memiliki kemampuan untuk bersaing dengan daerah lain apabila mendapatkan pembinaan yang baik dan kesempatan yang memadai.

Bupati Sumenep, H. Achmad fauzi Wongsojudo mengakui prestasi yang diraih tim voli pantai putri dan putra Sumenep bukan sekadar kemenangan dalam sebuah turnamen, melainkan juga cerminan dari kerja keras, disiplin latihan, dan semangat juang yang terus dijaga oleh para atlet serta jajaran pengurus olahraga.

“Potensi olahraga di Kabupaten Sumenep sejatinya sangat besar. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai cabang olahraga mampu menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan dengan lahirnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun provinsi.”ujar Bupati Fauzi, Kamis (18/06/2026).

Menurutnya, prestasi kali ini dapat menjadi modal penting bagi daerah untuk terus membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan. Setiap atlet harus memiliki keberanian untuk memasang target yang tinggi dalam perjalanan kariernya. Prestasi di tingkat daerah maupun provinsi perlu dijadikan pijakan untuk menembus kompetisi yang lebih bergengsi.

Dikatakan pula, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, namun membutuhkan proses panjang yang melibatkan komitmen atlet, dukungan keluarga, peran pelatih, organisasi olahraga, serta kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.

“Keberhasilan tim voli pantai Sumenep pada ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026 ini menunjukkan bahwa program pembinaan yang dijalankan PBVSI Kabupaten Sumenep mulai memberikan hasil positif.”tandasnya.

Ditambahkan, kepengurusan yang baru PBVSI Sumenep dinilai mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan dalam waktu relatif singkat. Karenanya diharapkan pembinaan atlet usia muda juga perlu terus diperkuat agar regenerasi atlet dapat berjalan dengan baik.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendukung upaya peningkatan kualitas olahraga melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pengembangan potensi atlet di berbagai cabang olahraga. dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan semua pihak, tentunya semakin banyak atlet Sumenep berprestasi lagi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

“Saya berharap atlet-atlet Sumenep tidak berhenti sampai di sini, prestasi yang diraih hari harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan membawa nama baik daerah di berbagai ajang yang lebih tinggi lagi.” pungkasnya.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
SPORT

Bupati Sumenep Harapkan Turnamen Catur Senior Dan Yunior 2026 Muncul Bibit Pecatur Handal

IMG-20260617-WA0007

SUMENEP, Kompasmadura.com – Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sumenep akan menggelar Turnamen Catur Senior dan Yunior pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang, yang masih merupakan momentum Bulan Bung Karno 2026.

Kegiatan ini diharapkan menjadi energi bagi dunia olahraga di Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jawa Timut ini, berharap turnamen catur ini akan memunculkan para bibit-bibit pecatur muda yang handal, agar nantinya bisa terus mengasah kemampuannya menjadi juara, tidak hanya di tingkat kabupaten Sumenep, namun bisa terus berjenjang ke Provinsi, Nasional bahkan Internasional.

“kami harapkan atlet catur baik senior maupun junior untuk memanfaatkan kejuaraan ini sebagai arena kompetisi dalam melatih skill, mempertajam strategi, mengasah pikiran, dan emosi sebagai juara,”ujar Bupati Sumenep ini, Rabu (17/06/2026).

Karena itulah, para peserta Turnamen Catur Senior dan Yunior untuk menunjukkan kemampuannya dalam setiap pertandingan, sehingga membangkitkan karakter pecatur sebagai pecatur sejati andalan kabupaten Sumenep.

Pihaknya juga berharap Percasi Sumenep sebagai penyelenggara memiliki berkomitmen untuk menumbuhkan prestasi atlet melalui pembinaan berkelanjutan dan terarah serta berbagai kejuaraan seperti turnamen catur kali ini bisa menghasilkan pecatur berbakat untuk berkiprah pada turnamen berikutnya.

“Diharapkan, Percasi Sumenep dapat memberikan pembinaan untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan menguji kemampuan para pecaturnya serta memperoleh pengalaman kompetitif melalui kompetisi,”Tandasnya.

Sementara Ketua Percasi Sumenep, Suharjono, menjelaskan, kegiatan turnamen catur kali ini dilaksanakan pada bulan Juni yang memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno yang identik dengan semangat perjuangan, kecerdasan, dan nasionalisme.

“Bulan Bung Karno mengajarkan kepada kita pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui turnamen ini, kami ingin menanamkan semangat berpikir strategis, sportivitas, dan daya juang kepada generasi muda melalui olahraga catur,” jelasnya.

Dikatakan, ajang bergengsi ini diproyeksikan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Turnamen ini bukan hanya adu strategi di atas papan catur, tetapi juga wadah pembinaan atlet sekaligus upaya melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Menurutnya, catur yang akan ditempatkan di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang mampu melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang penuh tantangan. Didalamnya juga ada semangat membangun generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.

“kami akan terus mendorong lahirnya ruang-ruang kompetisi yang sehat agar para atlet memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding sejak dini.”tandasnya.

Dikatakan pula, Turnamen ini menjadi bagian dari komitmen Percasi dalam memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula peluang munculnya pecatur-pecatur potensial yang dapat membawa nama Sumenep ke level yang lebih tinggi.

Hal ini juga dibuktikan dengan antusiasme peserta yang terus meningkat menjadi indikator bahwa olahraga catur semakin diminati masyarakat.

“Kami optimistis dengan jumlah peserta akan mencapai 100 orang, menunjukkan bahwa catur memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Harapan kami, dari turnamen ini lahir atlet-atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Sumenep di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.”pungkasnya.

Melalui Turnamen Catur Senior dan Yunior Percasi Sumenep 2026, dengan mengusung semangat Bulan Bung Karno, diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga berbasis intelektualitas.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif, catur diyakini mampu menjadi sarana membentuk generasi yang kritis, disiplin, dan berdaya saing tinggi.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
SPORT

Menpora Erick Imbau Para Kepala Daerah Adakan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Untuk Hibur Masyarakat dan Gerakkan Roda Perekonomian

IMG-20260611-WA0026

JAKARTA, Kompasmadura.com – Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir mengimbau dan mengajak para kepala daerah meliputi Gubernur, Bupati dan Wali Kota di seluruh wilayah untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 gratis dan serentak di wilayah masing-masing.

Menurutnya, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan dan mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah dengan melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya mengajak seluruh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh Indonesia untuk mengadakan dan menyemarakkan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di daerah masing-masing. Momentum ini harus kita manfaatkan tidak hanya sebagai pesta sepak bola dunia, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghibur masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian rakyat,” ujar Erick Thohir.

Menpora Erick menjelaskan bahwa kegiatan nobar yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar akan menciptakan pusat-pusat keramaian yang berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Ketika masyarakat berkumpul untuk menonton pertandingan bersama, akan tercipta keramaian yang sehat dan produktif. Pedagang makanan dan minuman, warung kopi, pelaku UMKM, hingga berbagai usaha kecil lainnya akan mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung. Ini adalah peluang yang harus kita dorong bersama,” lanjutnya.

Menpora juga berharap pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyediakan lokasi nobar yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menpora Erick turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas arahan dan dukungannya sehingga masyarakat Indonesia dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 secara gratis melalui TVRI.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Indonesia, sehingga tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara gratis melalui TVRI. Ini merupakan kebijakan yang sangat berpihak kepada rakyat.”

Menurut Menpora, akses siaran gratis ini menjadi bentuk pemerataan kesempatan bagi seluruh warga Indonesia untuk menikmati ajang olahraga terbesar di dunia tanpa harus terbebani biaya berlangganan.

“Di banyak negara, masyarakat harus membayar untuk dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia. Karena itu, kita patut bersyukur bahwa masyarakat Indonesia dapat menikmati tayangan ini secara gratis. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan bangsa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di seluruh daerah,” tutupnya.


Humas Kemenpora

Baca Selengkapnya
LIGA 1

Achsanul Qosasi Gembira Saat Timnya Menang Sekaligus Bertahan Di Super League

IMG_20260523_210603

BANGKALAN, Kompasmadura.com – Achsanul Qosasi ekpresi gembira dan tidak kuat menahan air mata usai timnya memastikan diri bertahan di Super League musim depan. Momen haru itu terjadi setelah Laskar Sape Kerrab mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada laga pekan pamungkas Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (23/5/2026).

Kemenangan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu dari Pesut Etam, didapat berkat sepasang gol penyerang asal Brasil, Junior Brandao. Di mana pemain bernomor punggung 9 tersebut, berhasil mencetak gol pada menit 43′ dan 58′.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penentu keselamatan Madura United dari ancaman degradasi setelah menjalani musim yang penuh tekanan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.

“Ini adalah musim yang luar biasa berat bagi kami, tapi malam ini, anak-anak menunjukkan mentalitas Madura yang sesungguhnya, pantang menyerah,” kata Achsanul Qosasi usai pertandingan.

 “Terima kasih kepada pemain, pelatih, dan suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang musim,” pungkasnya.

Pria yang akrab disapa AQ memang menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam perjuangan keluar dari zona degradasi. bahkan ia meminta seluruh elemen tim berjuang habis-habisan demi mempertahankan status klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Rie)

Baca Selengkapnya
SPORT

KONI Dan Diknas Sumenep Dukung IGORNAS Gelar Turnamen Fun Volley 2026 Di Moment Hardiknas

IMG-20260502-WA0026


SUMENEP, Kompasmadura.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Sumenep mengapresiasi inisiatif Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Sumenep yang melaksanakan kegiatan turnamen Fun Volley 2026 antar guru tingkat kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Voli Indoor GOR A. Yani ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Ketua Harian KONI Sumenep, Abdul Kadir Al Mahdaly, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiasi Igornas. Menurutnya, peran guru olahraga sangat krusial dalam mencetak bibit atlet sejak dini di lingkungan sekolah.

“Kami sangat menyambut baik dengan inisiasi kegiatan ini karena guru nantinya bisa mengetuk-tularkan semangat olahraga kepada siswa-siswi,” terang Abd. Kadir Al Mahdaly.

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai hari ini Sabtu 2 Mei 2026 hingga Minggu besok. Kompetisi ini menjadi ajang perdana bagi para pendidik di ujung timur Pulau Madura untuk beradu ketangkasan di lapangan voli.

Apresiasi juga diberikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan. Ia menilai ajang Fun Volley ini merupakan wadah positif bagi para guru untuk menjaga kebugaran sekaligus mengasah potensi non-akademik.

“Melalui kegiatan ini guru bisa menyalurkan bakatnya kepada siswa-siswi. Dan melalui semangat Hardiknas, dunia pendidikan semakin maju,” ujarnya.

Sementara Ketua IGORNAS Sumenep, Dwi Cahya Gunawan menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 12 tim putra dan 8 tim putri. Dari total 27 kecamatan di Sumenep, sebanyak 20 kecamatan turut mengirimkan perwakilannya.

‘Kejuaraan voli antar guru ini baru pertama kali diselenggarakan. Semoga melalui ini dapat menjalin silaturahmi antar guru,” tandasnya .

Dikatakan, Pihaknya berencana memperluas jangkauan kompetisi ini di masa mendatang. Iqomas berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada satu cabang olahraga saja.

“Diharapkan kedepan Iqomas tidak hanya menyelenggarakan di cabor voli, akan tetapi bisa di cabor lainnya,” pungkasnya.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
SPORT

PBSI Sumenep Akan Fokus Pembinaan Jangka Panjang Setelah Sukses Gelar Kejurkab

IMG-20260428-WA0025


SUMENEP, Kompasmadura.com – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumenep akan fokus pada pembinaan jangka panjang. Hal ini tidaklah berlebihan karena regenerasi atlet dinilai sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan prestasi bulu tangkis di masa mendatang.

“Salah satu komitmen PBSI Sumenep dalam menjaga keberlangsungan prestasi bulu tangkis khususnya di Sumenep, yakni dengan sistem regenerasi yang terukur. ” Ungkap Ketua PBSI Sumenep, Mohamad Ikhsan, Selasa (28/04/2026).

Diakui mantan Kepala Disbudporapar Sumenep ini, seperti yang diselenggarakan Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep saat ini, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 melaksanakan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis antarpelajar yang berlangsung di GOR Sumekar.


Selanjutnya, Iksan jika melalui Turnamen ini berhasil menjaring bibit atlet berprestasi dari jenjang SD hingga SMA.

“Sedikitnya ada 285 atlet pelajar dengan antusiasme tinggi dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang ini,” tandasnya.

Diakui pula, bahwa turnamen ini merupakan langkah strategis organisasi untuk memetakan potensi atlet muda di daerah.

Pihaknya juga menegaskan bahwa pembinaan berkelanjutan akan langsung dilakukan terhadap para pemenang kejuaraan tersebut.

“Ajang seleksi bagi PBSI ini untuk menjaring atlet-atlet berprestasi agar nantinya bisa dibina untuk kejuaraan yang lebih tinggi lagi di tingkat provinsi hingga nasional,” tambahnya. (Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
LIGA 1

Persebaya Vs Madura United: Laskar Sape Kerrap Tumbangkan Bajul ijo 2-1

IMG_20260417_211643

SURABAYA, Kompasmadura.com – Persebaya takluk di hadapan pendukungnya usai kalah 1-2 dari Madura United. Gol tim tamu diciptakan oleh Lulinha dan Riquelme Silva. Sementara Persebaya hanya mampu membalas lewat satu gol Riyan Ardiansyah jelang akhir laga.

Duel Persebaya kontra Madura United berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4/2026) malam.

Tuan rumah Bajol Ijo menyerang sejak awal laga. Terlihat anak asuh Bernardo Tavares mencoba menekan dari segala sisi.

Lulinha mengejutkan tuan rumah pada menit ke-11. Ia melepaskan sepakan akurat tak terduga yang tidak mampu dijangkau Andhika. 0-1 untuk Madura United.

Setelah gol Lulinha, ritme pertandingan menurun. Madura United tampak bertahan lebih dalam dan Persebaya kewalahan untuk itu.

Ancaman muncul dari kaki Gali Freitas pada menit ke-20. Menerima sodoran terukur, ia tinggal berhadapan dengan Diky Indriyana. Sepakannya dapat dihalau.

Dua menit berselang, Gali kembali hampir mengoyak gawang lawan. Ia bermanuver dan mengelabui Ruxi. Diky lagi-lagi mampu menggagalkan.

Sementara itu, Madura United berhasil mendominasi pertandingan. Anak asuh Rahkmad Basuki betul-betul tampil percaya diri.

Tak ada lagi gol tercipta hingga peluit akhir paruh pertama. Keunggulan 0-1 sementara untuk Madura United.

Paraiba menemukan peluang pertamanya pada menit ke-62. Bermula dari sebuah upan terobosan, ia menyambutnya dengan sepakan terarah. Diky Indriyana menepisnya.

Belum lama masuk sebagai pengganti, Requelme Silva berhasil menggandakan keunggulan Madura United di menit ke-63. Sebuah skema serangan balik mampu memaksimalkan menjadi gol dengan tembakan akurat.

Persebaya berupaya langsung membalas. Sebuah sundulan berbahaya lahir dari kepala Riyan Ardiansyah. Diky Indrayana sigap mengantisipasinya.

Gol Riyan Ardiansyah menghadirkan gol melalui penyelesaian gemilang pada menit ke-81. Skor 1-2.

Hingga laga usai tidak ada tambahan gol dari kedua kesebelasan.

Susunan pemain

Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani (GK), Arief Catur, Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes Henrique, Francisco Rivera (C), Pedro Matos, Jefferson, Gali Freitas, Toni Firmansyah, Malik Risaldi, Bruno Paraiba.

Madura United FC: Moch Diky (GK), Pedro Monteiro, Ruxi, Giovani Numberi, Ahmad Rusadi, Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Iran Junior, Junior Brandao, Fransiskus Alesandro, Lulinha (C).

(Rie)

Baca Selengkapnya