Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

badge-check

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah Perbesar

SUMENEP, Kompasmadura.com – Kabupaten Sumenep resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (22/10/2026).

Pengesahan ditandai dengan Penandatanganan Naskah Berita Acara Persetujuan Bersama antara Bupati dan DPRD Sumenep. Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, S.H., M.H.

Hadir Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH, Forkopimda, Sekda, TAPD, Kepala OPD, Camat, serta awak media.
Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep, Wahyudi, S.Sos, dalam laporannya memaparkan 5 rekomendasi penting Banggar.

Pertama, penyesuaian Pendapatan Transfer berupa DBH, DAU-Block Grant, DAU-Specific Grant, dan DAK Non Fisik TKD Guru. Kedua, penyesuaian Silpa BLUD RSUD dr. H. Moh. Anwar, RSUD Abuya Kangean dan Puskesmas. Ketiga, penyesuaian Belanja Daerah.

Keempat, Banggar meminta Pemkab mengoptimalkan fungsi Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Polindes serta pemerataan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan.

Kelima, Banggar mendorong peningkatan dukungan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas keagamaan melalui Dinas Sosial.

“APBD adalah dasar pijakan eksekutif menjalankan roda pemerintahan. DPRD akan melakukan pengawasan ketat agar tepat sasaran,” tegas Wahyudi.

Sementara Sumenep Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, SH, MH, mewakili Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas kerja keras membahas APBD 2027. Menurutnya, kemitraan harmonis eksekutif-legislatif menjadi kunci kesejahteraan masyarakat.

Secara garis besar, postur APBD 2027 setelah pembahasan Banggar dan menindaklanjuti Surat Kemenkeu RI Nomor S-95/PK/2026 adalah Pendapatan Rp2,124 triliun dan Belanja Rp2,264 triliun, sehingga defisit Rp140,2 miliar. Defisit ditutup dari pembiayaan netto, dengan Penerimaan Pembiayaan Rp165,2 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp25 miliar.(Rus/Nin)

Baca Lainnya

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep

14 Okt 2026 - 03:01 WIB

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep

Ratusan Perempuan Ikuti Senam dan Jalan Sehat Perwosi di GOR A. Yani Sumenep

12 Okt 2026 - 09:41 WIB

Ratusan Perempuan Ikuti Senam dan Jalan Sehat Perwosi di GOR A. Yani Sumenep
Trending di SUMENEP