close

POLITIK

POLITIK

DPRD Sumenep Minta Pemkab Kembangkan Potensi Kekayaan Alam Yang Bisa Tingkatkan PAD Maksimal

IMG-20260717-WA0053


SUMENEP, Kompasmadura.com – Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Sumenep dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru daerah. Salah satunya melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi local.

Karenanya, pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan pengelolaan yang lebih terarah agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam mengungkapkan, dengan potensi yang dimiliki kabupaten Sumenep tersebar di berbagai wilayah Sumenep, mulai dari kawasan pesisir, pulau-pulau kecil, hingga destinasi yang memiliki kekuatan alam dan budaya local, sangat layak dikembangkan.

“Hanya saja pengembangan potensi wisata tersebut masih membutuhkan dukungan infrastruktur, aksesibilitas, serta tata kelola yang berkelanjutan. Optimalisasi potensi alam menjadi destinasi wisata merupakan salah satu langkah strategis dalam memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.”ujarnya Dulsiam belum lama ini.

Dikatakan politisi PKB ini, jika pengelolaan wisata yang dilakukan secara serius dapat memberikan dampak lebih luas, tidak hanya terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga terhadap tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan meningkatkan PAD secara maksimal, maka pemerintah kabupaten harus serius membuka sumber daya alam potensial untuk dikelola menjadi objek wisata.

Sebab, diakui pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam. Pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung agar kawasan wisata lebih mudah dijangkau dan memiliki daya saing.

“Potensi alam yang dimiliki kabupaten Sumenep sangat banyak, sehingga pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan infrastrukturnya”. tandasnya.

Sedangkan penguatan sektor pariwisata berbasis potensi lokal dinilai memiliki peluang besar dalam menciptakan efek ekonomi berganda. Selain berkontribusi terhadap PAD, sektor ini juga dapat mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, hingga jasa pendukung wisata.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, target PAD Kabupaten Sumenep tahun ini mencapai Rp334,30 miliar. Hingga saat ini, realisasi PAD tercatat sebesar Rp166,04 miliar atau sekitar 49,67 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Optimalisasi berbagai sektor potensial, termasuk pariwisata berbasis sumber daya alam, menjadi bagian dari strategi memperkuat kemampuan fiskal daerah. Sehingga, diharapkan kontribusi terhadap PAD terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, pengembangan pariwisata di Sumenep menjadi salah satu upaya untuk mengubah kekayaan alam daerah menjadi sumber nilai ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor wisata diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
POLITIK

DPRD Sumenep Minta Pemkab Segera Lakukan Penghapusan Aset Daerah Tak Bernilai Manfaat

IMG-20260716-WA0035


SUMENEP, Kompasmadura.com – DPRD Kabupaten Sumenep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat segera melakukan penghapusan terhadap aset daerah yang sudah tidak memiliki nilai manfaat.

Langkah itu dinilai penting untuk menekan beban anggaran pemeliharaan yang selama ini masih terserap untuk aset tidak produktif.
Usulan tersebut mencuat dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang saat ini dibahas bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

Ketua Pansus I DPRD Sumenep, M. Mirza Khomaini Hamid mengungkapkan, mekanisme penghapusan aset harus dibuat lebih sederhana dan memiliki kepastian prosedur agar tidak menghambat tata kelola keuangan daerah.

Menurutnya, aset yang sudah rusak berat, tidak dimanfaatkan, atau tidak memiliki nilai ekonomis sebaiknya segera dihapus dari daftar inventaris pemerintah.


“Aset yang sudah tidak bernilai guna seharusnya bisa segera dihapus agar tidak membebani anggaran daerah,” ujar Mirza beberapa waktu lalu.

Dikatakan, Pansus I juga mengusulkan agar Raperda Pengelolaan BMD memuat aturan khusus terkait perlindungan aset cagar budaya.

Ketentuan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberadaan aset bersejarah agar tidak disalahgunakan maupun berpindah fungsi secara sembarangan. Sebab, aset yang memiliki nilai sejarah dan budaya merupakan bagian dari identitas daerah yang wajib dijaga keberlangsungannya.


“Keberadaan aset cagar budaya harus mendapatkan perlindungan maksimal karena menjadi bagian penting dari identitas daerah serta memiliki nilai historis yang tidak dapat tergantikan,” tandasnya.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD juga menekankan pentingnya pendataan aset daerah yang akurat dan transparan. Inventarisasi yang terintegrasi dianggap menjadi kunci agar seluruh aset pemerintah dapat dipantau, diamankan, sekaligus dimanfaatkan secara optimal.

Pansus I berharap regulasi yang sedang disusun tidak hanya sebatas aturan administratif, melainkan mampu menjadi landasan strategis dalam memperkuat tata kelola aset daerah serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan adanya perda ini diharapkan pengelolaan aset daerah semakin baik dan mampu mendukung peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
POLITIK

Semua Fraksi Laporkan Hasil Reses III 2026 Pada Rapat Paripurna DPRD Sumenep

IMG-20260711-WA0009


SUMENEP, Kompasmadura.com
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Laporan hasil Reses III Tahun 2026, Jum’at (10/07/2026).

Masa Reses III yang dilaksanakan mulai tanggal 30 Juni s/d 07 Juli 2026, menjadi momen penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Setiap fraksi menyampaikan berbagai aspirasi yang berkenaan dengan sektor-sektor yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama terkait dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi lokal.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, mengungkapkan, Reses merupakan salah satu kewajiban anggota DPRD dalam rangka menyerap aspirasi dari masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penting untuk menjalin komunikasi dua arah antara wakil rakyat dengan masyarakat, sehingga berbagai kebutuhan, persoalan dan harapan masyarakat dapat diketahui secara nyata.

“Seluruh masukan dari laporan hasil Reses III yang disampaikan masing-masing Fraksi nantinya dijadikan dasar, dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga perekonomian.” Ujarnya.

Dikatakan, DPRD Sumenep akan mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Secara umum hasil reses yang disampaikan masing-masing Fraksi menyatakan berkomitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, seperti halnya peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Sementara itu ke-tujuh Fraksi di DPRD Kabupaten Sumenep yang menyampaikan laporannya melalui juru bicara masing-masing, yakni dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi PAN, Fraksi Demokrat, Fraksi NasDem dan Fraksi Gerindra-PKS.

Hadir dalam Rapat Paripurna DPRD, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, para pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekdakab Sumenep, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, tokoh masyarakat dan Pers. ( rus/nin )

Baca Selengkapnya
POLITIK

MH Said Abdullah Gandeng DPC PDI Perjuangan Sumenep, Salurkan Zakat Mal pada Abang Becak

IMG_20260219_142753-750×375

SUMENEP, Kompasmadura.com – MH Said Abdullah, kembali menyalurkan zakat mal kepada ribuan abang becak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis, (19/2/2026).

Dalam prosesnya, penyaluran zakat mal yang dipusatkan di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Said Abdullah menggandeng Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sumenep.

Namun penyaluran zakat mal kepada para abang becak ini memang rutin dilakukan Said Abdullah setiap bulan Ramadhan, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Kegiatan ini rutin dilaksnakan setiap tahun,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang turut membagikan paket sembako dan uang tunai kepada para abang becak.

Menurutnya, pada kegiatan kali ini pihaknya menyiapkan total 4 ribu paket sembako dan uang tunai untuk dibagikan.

“Semoga dapat membantu serta meringankan beban saudara-saudara kita di bulan suci Ramadhan ini, dan semoga juga bisa menjadi berkah bagi semua,” tambahnya.

Para penerima zakat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurut mereka, bantuan seperti ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga Pak Said selalu diberi kesehatan dan rezeki yang lancar,” ujar junaidi. (Red)

Baca Selengkapnya
POLITIK

MH Said Abdullah Terpilih Ketua PDIP Jatim 2025-2030

IMG-20251220-WA0068

SURABAYA, Kompasmadura.com – Said Abdullah kembali terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim periode 2025-2030. Sekretaris DPD dipercayakan kepada Deni Wicaksono, menggantikan Sri Untari Bisowarno.

Untuk posisi Bendahara tetap dipercayakan kepada Wara Sundari Renny Pramana. Ada nama baru yang masuk sebagai pengurus, yakni Didik Prasetiyono. Didik menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif.

Pelantikan atau pengucapan sumpah dan janji pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim periode 2025-2030 dilakukan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat.

“Saya diminta melanjutkan kepemimpinan periode 2025-20030. Amanat ini sangat berat. Kalau amanat ini dipikul sendirian, tentu tidak sanggup.Maka dengan gotong-royong, tugas sebesar apapun akan terasa ringan kita jalani. Saya minta pengurus DPD yang sudah dilantik untuk all out membesarkan partai,” tegas Said Abdullah usai dilantik. (Nindy)

Baca Selengkapnya
POLITIK

Kolaborasi KPU Dan IWO Sumenep Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 Bagi Pemilih Pemula Kalangan Santri

IMG-20241026-WA0000


SUMENEP, Kompasmadura.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Sumenep menggandeng Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep melaksanakan Sosialisasi Pilkada Serentak 2024 bagi pemilih pemula khususnya kalangan santri di Pondok Pesantren Al-Islamiyah, Kecamatan Rubaru, kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (25/10/2024).

Kegiatan Sosialisasi Pilkada bertema l “Membangun Pilkada Yang Berkualitas Bersama Pemilih Pemula” ini selain dihadiri dari KPU Sumenep dan pengurus IWO Sumenep juga dihadiri perwakilan Camat Rubaru, Kapolsek Rubaru, PPK Rubaru, Panwascam Rubaru, tokoh ulama, tokoh pemuda setempat, serta puluhan santri dari pesantren setempat.

Komisioner KPU Sumenep, Muhlis, yang mewakili Ketua KPU Sumenep, mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para santri sebagai pemilih pemula semakin paham pentingnya partisipasi dalam Pilkada. dukungan dari Pondok Pesantren Al-Islamiyah yang menyediakan fasilitas demi kelancaran acara.

“Kami menekankan pentingnya peran pesantren dalam mengedukasi pemilih pemula dalam Pilkada 2024 yang akan digelar November mendatang,'” Ujarnya.

Muhlis menyampaikan terima kasih kepada pengasuh serta keluarga besar Pondok Pesantren Al-Islamiyah yang telah menyediakan tempat dan fasilitas, sehingga acara sosialisasi tersebut dapat berjalan dengan Pihaknya juga berharap agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berjalan damai dan kondusif hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang.

“Pada hari pencoblosan nanti, kita akan memilih calon gubernur dan wakil gubernur, Jawa Timur serta calon bupati dan wakil bupati Sumenep, hanya ada dua pasangan calon yang akan bertarung,” tandasnya.

Sementara Ketua IWO Sumenep, Imam Mustaim R, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana antara IWO dan KPU Sumenep, dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah, ini baru pertama kali KPU Sumenep menggandeng kami dalam sosialisasi ini. Semoga ke depan kerja sama ini bisa terus terjalin,” ujarnya.

Imam juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU Sumenep yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada PD IWO Sumenep dalam menyelenggarakan sosialisasi, Pilkada serentak 2024 untuk pemilih pemula khususnya kalangan santri.

“Acara ini murni didukung oleh KPU Sumenep. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaannya,” lanjutnya.

Pada kegiatan tersebut juga menghadirkan Badrur Rosi, seorang jurnalis lokal, sebagai pemateri yang berkaitan dengan peran pemuda dalam menjaga demokrasi dan pentingnya menggunakan hak suara dalam Pilkada.

Dengan adanya sosialisasi ini, KPU dan IWO Sumenep berharap pemilih pemula, terutama para santri, menyadari betapa pentingnya hak suara mereka dalam menentukan masa depan daerah lima tahun kedepan.(Red)

Baca Selengkapnya
POLITIK

Nyai.Hj. Nurul Isyaiyah Sukorejo Doakan Pasangan FAHAM Menangkan Pilkada 2024

IMG-20241005-WA0003

SUMENEP, Kompasmadura.com – Nyai Hj. Nurul Isyaiyah As’ad Ponpes Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, selain mendoakan Pasangan Cabup-cawabup Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim (PAHAM) juga mengajak para santri dan alumni untuk berkiprah dalam setiap ajang pemilihan pemilihan kepala daerah.

Nyai Isyaiyah menganggap bahwa santri dan alumni adalah generasi penerus yang memiliki tanggung jawab untuk memilih pemimpin yang berintegritas serta mampu memajukan masyarakat.

Dalam Pilkada Sumenep 2024, Putri Alm RKH. Asy’ad Samsul Arifin mengajak para santri dan alumni santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan Achmad Fauzi-Imam Hasyim.

Nyai Hj. Nurul Isyaiyah As’ad menilai jika pemimpin yang tepat dan sesuai dengan harapan masyarakat Sumenep adalah Fauzi-Imam (Faham).

“Kami mengajak santri maupun alumni untuk mendukung pak Fauzi dan kiai Imam. Lanjutkan perjuangannya,” tutur Nyai Hj. Nurul Isyaiyah di Situbondo, Selasa (1/9/2024).

Selama ini, lanjut Nyai Isyaiyah, Achmad Fauzi menunjukkan komitmennya dalam melayani kebutuhan masyarakat Sumenep dari berbagai bidang.

Menurutnya, komitmen ini menjadi bagian dari upaya menciptakan pemimpin yang terus berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Saya melihat Fauzi selama ini selalu mengedepankan kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan terimakasih kepada Nyai Hj. Nurul Isyaiyah atas doa dan restu kepada Fauzi-Imam untuk melanjutkan perjuangan di wilayahnya.

Fauzi akan menjalankan pesan yang telah dititipkan oleh para kiai dan Nyai Hj. Nurul Isyaiyah kepada dirinya.

“Amanah ini akan kami jalankan dengan baik. Bismillah doa dan restu beliau menjadi kekuatan kami untuk terus berjuang,” kata Fauzi.

Diketahui, Achmad Fauzi Wongsojudo dan Kiai Imam Hasyim melakukan silaturrahim ke nyai Hj. Nurul Isyaiyah di kediamannya, Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo, Selasa 1 Oktober 2024 lalu.(red)

Baca Selengkapnya
POLITIK

Pesan Pengasuh Pompes Lirboyo Kepada Achmad Fauzi : Titip Anak Yatim dan Duafa

IMG-20240930-WA0000

SUMENEP, Kompasmadura.com – Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan silaturrahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri, Senin (30/9/2024). Bupati Fauzi tiba di pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama dan modern tersebut tepat pukul 10.00 WIB, disambut hangat oleh para santri dan pengasuh.

Kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi, sekaligus memenuhi harapan dari keluarga besar Ponpes Lirboyo agar Bupati Fauzi bisa berkunjung ke Ponpes Lirboyo. Hal itu disampaikan keluarga besar Ponpes Lirboyo saat berkunjung ke sejumlah tempat di kota keris.

Ke Pendopo Keraton sembari bermalam yang dilanjut dengan doa bersama di objek wisata bersejarah itu bersama Bupati Fauzi. Kemudian lanjut ke Pantai 9 dan Gililabak dalam rangka Rihlah atau rekreasi Bani Mansyur Anwar Lirboyo pada 19 November 2023, dipandu langsung oleh KH. Oing Abdul Muid (Gus Muid). Bupati Fauzi memfasilitasi dengan baik rombongan tersebut.

Hari ini, Bupati Fauzi memenuhinya sekaligus juga mendengarkan pesan moral dari Pengasuh, KH. Anwar Mansyur. Achmad Fauzi menangkap dengan penuh perhatian pesan penting daei pengasuh.

Pengasuh berpesan betapa pentingnya perhatian terhadap anak-anak yatim dan kaum duafa. “Mereka adalah generasi penerus kita. Tanggung jawab kita sebagai masyarakat adalah memberikan kasih sayang dan perhatian yang layak kepada mereka. Openi anak yatim dan kaum duafa,” ujar pengasuh.

Pesan tersebut menjadi inti dari dialog yang berlangsung, di mana Ahmad Fauzi mengangguk setuju, menunjukkan kepedulian yang sama terhadap nasib mereka.

Pesan pengasuh seiring dan bahkan sudah dilakukan oleh Achmad Fauzi Wongsojudo sejak menjabat sebagai wakil hingga Bupati Sumenep.

Ahmad Fauzi menjelaskan beberapa program yang sudah dan yang akan dilakukan untuk mendukung anak-anak yatim dan kaum duafa di wilayahnya. Yang sudah dilakukan adalah, menyantuni anak yatim serta penyediaan beasiswa bagi santri yang berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.

Bahkan pihaknya berencana akan memberikan layanan pendidikan gratis bagi ahli waris yatim guru ngaji di Kabupaten Sumenep sampai S1.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Sumenep memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi semakin bermakna ketika KH. Anwar Mansyur yang sekaligus Rais Syuriya PWNU Jatim tersebut memberikan beberapa nasihat. Pengasuh mengingatkan Ahmad Fauzi bertindak nyata dalam menjaga, meningkatkan kesejahteraan anak yatim dan kaum duafa.

“Kepemimpinan yang baik adalah yang selalu mengingat bahwa tanggung jawab kita tidak hanya kepada yang memiliki, tetapi juga kepada mereka yang tidak beruntung,” jelasnya.

Ahmad Fauzi merasa terinspirasi oleh pesan tersebut dan berkomitmen untuk menjadikan perhatian terhadap anak yatim dan kaum duafa sebagai salah satu pilar utama dalam program kerjanya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, di mana pengasuh merestuinya untuk kembali maju pada Pilkada Sumenep dan mendoakan agar Achmad Fauzi menjadi pemimpin yang amanah dan peduli terhadap masyarakat. Fauzi pun mengucapkan terima kasih kepada KH. Anwar Mansyur atas nasihat dan dukungan yang diberikan.

“Saya berharap pesan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain,” katanya.

Dia pun berharap bisa meneruskan semangat ini tidak hanya selama masa kampanye, tetapi juga setelah terpilih nanti. Visi untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera dapat terwujud, di mana anak-anak yatim dan kaum duafa mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang layak. (Tim)

Baca Selengkapnya
POLITIK

KPU Sumenep Resmi Umumkan Nomor Urut Pasangan Cabup-Cawabup Pilkada 2024

IMG-20240923-WA0000


SUMENEP, Kompasmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sumenep resmi umumkan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup), untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Senin (23/09/2024).

Dari hasil pengumuman tersebut, pasangan Ali Fikri dan Unais Ali Hisyam atau FINAL mendapat nomor urut 01, sementara duet Achmad Fauzi Wongsojudo- Imam Hasyim mendapat nomor urut 02.

Ketua KPU Sumenep, Nurus Syamsi menyebut, sebelum resmi diumumkan, pihaknya sudah melakukan proses pengundian nomor urut, yang merupakan bagian dari tahapan pilkada dan harus dilaksanakan setelah penetapan paslon.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menetapkan nomor urut Paslon di Pilkada Sumenep 2024. Semoga tahapan selanjutnya berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, KH Moh Ali Fikri mewakili pasangannya dengan nomor urut 1, dalam sambutan pasca pengunguman nomor urut paslon oleh KPU Sumenep, mengungkapkan, pihaknya berharap agar masa kampanye yang akan datang berjalan positif dan penuh sportifitas, baik di dunia nyata, maupun dunia maya.

“kami harapkan kita isi masa kampanye dengan kegiatan-kegiatan yang sportif, baik di media sosial, agar kita bisa menjaga harmoni bersama,” ujarnya.

Selanjutnya, langkah yang diambil setelah ini menuju kampaye harus menguatkan solidaritas di Tim manajemen, dan informasi data-data dari konsultannya. Sehingga semua bagaimana bisa memastikan mesin politik kami bisa bekerja.
Sedangkan yang mendapatkan nomor urut 02, Achmad Fauzi Wongsojudo meminta doa kepada masyarakat agar kedua paslon ini diberikan kesehatan. Sehingga terus bisa berkonsolidasi, silaturahmi, dan berkampanye.

“Kami harapkan masyarakat, agar menjaga kondusifitas selama masa kampanye Pilkada 2024. ” tandasnya.

Pihaknya juga berharap, dengan sama-sama menjaga kondusifitas selama masa kampanye, Pilkada 2024 bisa berjalan dengan lancar.
“Kami semua berharap Pilkada Sumenep kali ini tetap berlangsung kondusif dan tanpa konflik,” pungkasnya.(Rus/Nin)

Baca Selengkapnya
POLITIK

KPU Sumenep Lakukan Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Pada Dua Pasangan Cabup-Cawabup

IMG-20240902-WA0048


SUMENEP, Kompaamadura.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, memastikan tahapan pemeriksaan kesehatan bagi pasangan bakal Calon Bupati (Cabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sumenep mulai tanggal 29 Agustus hingga 1 September 2024. Pemeriksaan kesehatan bagi dua pasangan calon tersebut yakni di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Surabaya.

Ketua KPU Sumenep, Nurussyamsi, mengungkapkan, RSAL harus sudah menyetorkan hasil pemeriksaan pada tanggal 02 September 2024.Tahapan pemeriksaan kesehatan bagi Bacabup-Bacawabup yang sudah mendaftar yakni Paslon Achmad Fauzi Wongsojudo-Imam Hasyim (FAHAM) dan Paslon Ali Fikri-Unais Ali Hisyam (FINAL).

“Pemeriksaan Kesehatan Bacabup-Bacawabup Sumenep yang akan maju pada Pilkada 2024 itu merupakan salah satu tahapan yang wajib diikuti dan sudah menjadi agenda KPU.”ujar Abdul Aziz, komisioner KPU Sumenep kepada wartawan, Senin (02/09/2024).

Dikatakan, kedua bakal paslon mulai menjalani pemeriksaan kesehatan pada Sabtu dan Minggu, yakni tanggal 30 -31 Agustus 2024 di RSAL Surabaya,, tim dokter RSAL Surabaya melakukan serangkaian tes kesehatan sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Sedangkan untuk hari Minggu, pemeriksaan dijadwalkan dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

“Sesuai regulasi dari KPU RI, kami harus menerima hasil pemeriksaan kesehatan para bakal pasangan calon dari rumah sakit yang telah ditunjuk tersebut pada Senin ini,” ujarnya.

Sekedar diketahui, dua bakal pasangan calon yang mendaftar sebagai kandidat Pilkada Sumenep 2024 ke KPU setempat, pertama yakni, Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim diusung oleh gabungan delapan partai politik, termasuk PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta didukung oleh dua partai politik lainnya.

Sedangkan pasangan kedua, KH. Ali Fikri dan KH. Muh Unais Ali Hisyam diusung oleh gabungan dua partai politik, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta didukung oleh lima partai politik lainnya.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan Bacabup-Bacawabup, saat ini KPU Sumenep juga dilakukan verifikasi berkas, sebelum nantinya melakukan penetapan yang dijadwalkan dilakansankan pada hari Minggu, 22 September 2024. Selanjutnya, Pilkada Serentak 2024, termasuk Pilkada Sumenep, dijadwalkan akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.(rus/nin)

Baca Selengkapnya