close
SUMENEP

Bupati Sumenep Harapkan ASN Jadi Pelopor Penggunaan QRIS, Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan

IMG-20260717-WA0129


SUMENEP, Kompasmadura.com – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, berharap percepatan digitalisasi transaksi keuangan dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai contoh bagi masyarakat. Sebab, keberhasilan transformasi digital bergantung pula pada kesiapan aparatur pemerintah yang ada.

“ASN harus menjadi pelopor penggunaan QRIS. Semakin terbiasa menggunakan transaksi digital, semakin cepat pula masyarakat ikut beradaptasi dengan sistem pembayaran yang aman, praktis, dan efisien,” ujar Bupati usai kegiatan senam sehat dan Jum’at bersih di halaman kantor Bupati Sumenep, Jum’at (17/07/2026).

Dikatakan, Pemkab Sumenep berkolaborasi dengan Bank Jatim yang menghadirkan aplikasi JConnect Bank Jatim, sehingga para ASN bisa melakukan pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk memperoleh aneka makanan dan minuman yang disediakan pelaku UMKM.

Diakui, program ini bukan sekadar promosi pembayaran digital, tetapi menjadi strategi membangun kebiasaan transaksi non-tunai di lingkungan birokrasi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

“Dalam kolaborasi dengan Bank Jatim, saat ini kami menghadirkan program belanja kuliner cukup membayar Rp1 melalui QRIS, yang disediakan oleh BankJatim dengan melibatkan UMKM,” tandasnya.

Sementara kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Pemkab Sumenep ini dihadiri Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, jajaran Bank Jatim Cabang Sumenep, para asisten, kepala OPD, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga ratusan ASN.

Ternyata dengan sebuah inovasi ini langsung diserbu ratusan ASN dengan tarif simbolis Rp1, peserta tidak hanya menikmati sajian kuliner lokal, tetapi juga merasakan langsung kemudahan bertransaksi secara digital.

Sedangkan digitalisasi pembayaran harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor usaha mikro. Semakin luas penggunaan QRIS, semakin besar pula peluang UMKM meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar.

“Kami ingin digitalisasi berjalan seiring dengan penguatan UMKM. Ketika masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital, maka peluang usaha pelaku UMKM juga akan semakin besar,” tambahnya.

Diharapkan nantinya penggunaan QRIS tidak hanya berkembang di kalangan ASN, tetapi juga semakin masif di masyarakat. Selain mampu meningkatkan literasi keuangan digital, memperkuat daya saing UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis teknologi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati bersama Wakil Bupati dan pimpinan Bank Jatim meninjau satu per satu stan kuliner. Antusiasme ASN terlihat dari antrean panjang di hampir seluruh stan yang melayani transaksi menggunakan QRIS.

Bupati juga menyempatkan berdialog dengan para pelaku UMKM dan ASN yang melakukan transaksi untuk memastikan seluruh proses pembayaran digital berjalan lancar. Momen tersebut sekaligus menjadi indikator meningkatnya penerimaan transaksi non-tunai di lingkungan pemkab Sumenep.(Rus/Red)

Tags : Bupati Sumenep