Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SAMPANG

Kasus Dugaan Penyelewengan BLT-DD Desa Baruh Digiring Ke Kejari Sampang, Mantan Kades Selalu Mangkal

badge-check

Kasus Dugaan Penyelewengan BLT-DD Desa Baruh Digiring Ke Kejari Sampang, Mantan Kades Selalu Mangkal Perbesar

SAMPANG, Kompasmadura.com – Kasus dugaan penyelewengan Bansos Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2021 di Desa Baruh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, digiring ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. Koprs Adhiyaksa itu, telah memanggil beberapa orang dimintai keterangan dugaan penyelewengan BLT-DD Desa Baruh.

Diantaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Sampang, dan beberapa warga penerima manfaat BLT-DD. Namun, sejak kasus ini ditangani Kejari Sampang, mantan Kepala Desa (Kades) Baruh Akh. Amin beberapa kali dipanggil, pihaknya selalu mangkal panggilan dari Koprs Adhiyaksa tersebut.

“Kami telah memanggil yang bersangkutan, tapi dianya kurang kooperatif,” kata Kasi Intel Kejari Sampang Achmad Wahyudi.

Kepada Kompas Madura.com, dia menyampaikan atas laporan yang diterima perlu kiranya dikaji. Maka, dilakukan pemanggilan kepada beberapa warga untuk dimintai keterangan atau wawancara.

“Kami belum bisa menetapkan tersangka, semuanya masih proses dan pengkajian atas laporan yang disampaikan oleh Lasbandra,” kata Achmad panggilan akrabnya.

Berita sebelumnya, mantan Kades Baruh sering mangkal diundang Dinas DPMD, dan saat audensi audiensi di ruang Komisi I DPRD, pihaknya pun tidak hadir.

Pada Tahun 2021, di Desa Baruh Kecamatan/Kabupaten Sampang sendiri penerima BLTDD sebanyak 266 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Namun, tercatat 161 warga tidak menerima sesuai data KPM. Dengan alasan ratusan warga itu disebabkan belum tervaksin. Tapi, uang itu dicairkan melalui buku rekening penerima manfaat. Ironisnya, penerima manfaat tidak menerima buku tabungan. Padahal, Bank Sampang telah mencairkan dana tersebut.

Sebagian dana yang belum disalurkan, uang itu malah dititipkan kepada pihak Desa. Nah disitulah indikasi penyelewengan terjadi, karena sampai sekarang KPM masih banyak yang belum terima alias bansos tersebut tidak di distribusikan kepada KPM.

Parahnya lagi, penerima BLT DD tidak sesuai dengan nama KPM dan bahkan nama KPM yang menerima tidak ada di Desa yang dimaksud. (Ful/Nin)

 

Baca Lainnya

Kapolres Sampang Mengingatkan Seluruh Personel Agar Menjalankan Tugas Dengan Tulus

8 Sep 2026 - 20:21 WIB

Kapolres Sampang Mengingatkan Seluruh Personel Agar Menjalankan Tugas Dengan Tulus

Wabup H. Abdullah Hidayat menyerahkan nota penjelasan kepada Wakil Ketua DPRD Sampang Amin Arif Tirtana

20 Jan 2024 - 13:17 WIB

Wabup H. Abdullah Hidayat menyerahkan nota penjelasan kepada Wakil Ketua DPRD Sampang Amin Arif Tirtana

Di HUT Korpri ke-52, Bupati dan Wabup Sampang Sampaikan Permohonan Maaf

18 Des 2023 - 14:20 WIB

Di HUT Korpri ke-52, Bupati dan Wabup Sampang Sampaikan Permohonan Maaf

Selesaikan Penyusunan Masterplan Kota Cerdas, Pemkab Sampang Terima Penghargaan Gerakan Smart City 2023

10 Des 2023 - 23:27 WIB

Selesaikan Penyusunan Masterplan Kota Cerdas, Pemkab Sampang Terima Penghargaan Gerakan Smart City 2023

Terjadi Pergeseran Anggaran, Peningkatan Alun-Alun Pakai Dana CSR

1 Nov 2023 - 18:18 WIB

Terjadi Pergeseran Anggaran, Peningkatan Alun-Alun Pakai Dana CSR
Trending di SAMPANG