SAMPANG, Kompasmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp 600 ribu/bulan kepada 289 warga Desa Karang Penang Oloh Kecamatan Karang Penang Sampang, Kamis (14/5/2020). Penyerahan BLTDD tersebut, diserahkan secara simbolis di kediaman Kepala Desa, pukul 10.13 WIB.
Sebanyak 289 penerima manfaat itu terbagi di enam Dusun. Diantaranya, Dusun Duwu’ Ondung, Dusun Seban, Dusun Nyek-Nyek, Dusun Ja’ah 1 dan 2, dan Dusun Bung Carba.
Kepala Desa Karang Penang Oloh Remin mengaku sebelum menetapkan penerima BLTDD telah dilakukan verifikasi yang melibatkam Pemdes dan tim relawan (karang taruna). Artinya, pendataan penerima dilakukan transfaransi dan terbuka sesuai Petunjuk Tehnis (Juknis) dan mikanisme dari Pemdes PDTT.
“Penetapan penerima bansos BLTDD ini benar-benar terbuka. Agar bansos ini tepat sasaran bukanlah warga berstatus penerima bantuan bansos lainnya. Artinya, dinyatakan tidak menerima bantuan apapun,” katanya.
Untuk Desa Karang Penang Oloh, Remin menyampaikan di Tahun Anggaran (TA) 2020 menerima DD sebesar Rp 1,4 miliar dengan jumlah penduduk kurang lebih 14 ribu. Dari jumlah 14 ribu penduduk, Pemdes memilih angka maksimal yaitu 35 % untuk bansos BLTDD sebesar Rp 520.200.000 selama tiga bulan April-Juni.
“Nominal yang dicairkan setiap bulanya itu, disesuaikan dengan jumlah penerima BLTDD yakni 289 orang,” jelasnya.
Diwaktu yang sama, Kepala PMD Sampang Malik Amrullah menuturkan pertanggal 14 Mei 2020 bansos BLTDD telah dicairkan. Desa Karang Penang Oloh merupakan pertama kali Desa se-Kabupaten Sampang yang bisa mencairkan BLTDD.
“Untuk di Kabupaten Sampang, Desa Karang Penang Oloh yang pertama mencairkan Bansos BLTDD karena administrasinya sudah lengkap. Secara simbolis dirumah kades, kemudian dilanjutkan ke masing-masing Dusun,” ujarnya.
Kepada Kompasmadura.com Malik menegaskan penerima BLTDD bukanlah warga yang tercatat sebagai penerima bansos lainnya. Semisal Bansos PKH, BPNT, BST, BKK, Prakerja. Jika ditemukan ganda penerima bansos, maka akan menganulir dengan yang lebih berhak.
“Nama-nama penerima ditempelkan, jika ditemukan mudah dikroscek. Makanya, dibuatkan surat pernyataan, jika ditemukan maka dikembalikan,” kata Mantan Kepala Dinsos Sampang.
“Terimakasih pak Kades marena pertama yang menyalurkan BLTDD ini. Penerima bisa mengambil di Bank BRI,” sambung nya.
Turut hadir Kepala DPMD Sampang, Camat Karang Penang, Kapolsek, Danramil, Pendamping Dana Desa Kabupaten, Pihak Bank BRI Sampang, Pemdes Karang Penang Oloh dan tim relawan pendataan. (Ful/Nin)






