close
PAMEKASAN

HMI Cabang Pamekasan Tolak Kenaikan BBM, Penundaan Pemilu dan Wacana Presiden 3 Periode

IMG_20220409_183035
Ali Maskur menangapi tuntutan para aksi dari kawan-kawan HMI Cabang Pamekasan.

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Wacana jabatan presiden tiga periode Jokowi, penundaan pemilu 2024 dan kenaikan BBM menjadi perhatian serius oleh berbagai kalangan. Diberbagai daerah, para mahasiswa melakukan aksi besar-besaran.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Pamekasan. Mereka melakukan aksi ke kantor gedung DPRD setempat.

Dengan membawa atribut kebanggaannya, mereka bergerak dari Monumen Arek Lancor menuju ke gedung DPRD. Aksi tersebut berkaitan dengan penolakan wacana jabatan presiden tiga periode Jokowi, penundaan pemilu 2024 dan kenaikan BBM.

Tiba depan gedung parlemen seperti biasanya, secara bergantian dengan gunakan pengeras suara mereka menyampaikan aspirasinya. Dan juga membentangkan sejumlah poster sindiran dan kritikan.

“Sebelum mengambil sikap alangkah baiknya dipertimbangkan terdahulu oleh pemerintah,” kata Ketua HMI Cabang Pamekasan Fathorrahman.

Keadaan seperti ini, kata dia, pemerintah justru dan terus sibuk dengan agenda dan kepentingan pribadinya. Seharusnya, pemerintah memberikan solusi bagaimana kebutuhan ekonomi masyarakat lebih mudah, tidak langka, tidak naik harga sembako termasuk BBM.

“Kami menyatakan sikap menolak perpanjangan 3 periode presiden dan penundaan pemilu 2024 serta kenaikan harga BBM dan melonjaknya harga minyak goreng,” teriak mereka dalam orasinya.

Masa aksi HMI, ditemui oleh anggota Komisi 1 DPRD Pamekasan, Ali Maskur. Dia meminta maaf kepada para mahasiswa karena aksi meraka sebagian anggota sudah pulang. Sebab, aksinya dilakukan di luar jam kerja.

“Kami minta maaf jika semuanya anggota DPRD untuk menemui kalian. Karena mereka pada pulang,” singkatnya. (Ful/Nin)

 

Tags : HMI