Sumenep, Kompasmadura.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) desak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Harus sangat serius memperhatikan nasib petani tembakau, Hingga setiap musim panen tembakau petani sering mengalami kerugian.
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, jauhari mengatakan seharusnya pemerintah daerah bisa turun tangan dalam menentukan patokan harga tembakau, Selama ini harga tembakau diserahkan kepada gudang, bisa saja gudang selalu mematok harga rendah dengan alasan kwalitas. Maka dari itu pentingnya peran pemerintah daerah untuk membuat aturan patokan harga agar petani tidak selalu mengalami kerugian. Rabu (03/08/2016)
Ia menilai selama ini inisiatif pemerintah dalam penentuan harga tembakau belum tampak sekali. Harga tembakau seharusnya tetap dikawal oleh pemerintah, Meski perusahaan mempunyai hak untuk menentukan harga,”Seharusnya duduk bersama petani, perusahaan dan pemerintah untuk membicarakan harga, Sehingga harga dapat disepakati dan petani tidak mengalami kerugian,”jelasnya
Kami seringkali mendesak pemerintah untuk mengawal harga tembakau,jika diperlukan dewan siap dengan cara bersama-sama, Agar petani tidak selalu mengeluhkan rendahnya harga tembakau setiap tahunnya. .
“Bahkan pada saat ini tembakau mulai tidak banyak diminati oleh warga Sumenep, karena sudah tidak lagi menjanjikan, Padahal dulu tembakau menjadi primadona petani dalam mencari penghasilan yang sangat besar,”tutupnya [Sr/uL]






