SUMENEP, Kompasmadura.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menghimbau masyarakat untuk tidak panik yang berlebihan terhadap isu merebaknya virus corona yang banyak menyebar di negara China dan menjadi isu dunia.
Bahkan, di Kabupaten Sumenep sudah membentuk Tim Kesehatan yang meliputi dari Dinas Kesehatan, Polres Sumenep dan Kodim 0827 Sumenep.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kusmawati, mengungkapkan, jika masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai panik dengan adanya berbagai informasi baik di media sosial maupun media pemberitaan lainnya.
“Selain itu juga masyarakat tidak perlu panik, namun yang perlu dilakukan masyarakat bisa mencari tahu gejala adanya virus corona tersebut, agar bisa dihindari maupun melaporkannya ke Puskesmas terdekat apabila menemuni gejalanya.”Ungkap Kusmawati, Rabu (05/02/2020).
Sementara hingga saat ini Kabupaten Sumenep masih aman dari virus corona, bahkan pihaknya bersama tim terkait sudah melalukan pemantauan dan pengawasan hingga dua puluh hari kedepan terhadap salah seorang mahasiswa penerima beasiswa di China asal Sumenep yang pulang karena kekhawatiran terhadap virus corona tersebut.
Kusmawati menambahkan, jika masyarakat juga penting mengetahui gejala dini seseorang terinfeksi virus berbahaya tersebut, yakni demam tinggi, batuk, pilek, sesak nafas bahkan bernafas sangat berat sehingga menyebabkan lemas dan sebagainya. Namun, meskipun gejala itu terjadi belum tentu salah satu gejala virus corona, sehingga perlu pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
“Jadi, masyarakat tidak perlu stres berlebihn karena akan memicu steson kita naik, hingga mengakibatkan daya tahan tubuh berkurang dan segala kuman bisa masuk”. Ungkapnya
Sedangkan upaya kesehatan lainnya untuk menjaga tubuh kita agar tetap sehat, yakni dengan selalu melakukan pola makan seimbang, seperti ikan, sayur, buah dan membiasakan hidup sehat dengan cuci tangan sebelum dan sesudah makan.ujarnya (Rn/Nin)






