PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Pada saat memasuki musim hujan banyak penyakit yang sering menyerang masyarakat terutama penyakit DBD yang sangat dominan dan bisa mengakibatkan kematian.
Munculnya Demam Berdarah Dengue atau yang lebih populer dengan sebutan DBD karena kurangnya kesadaran dalam kebersihan terhadap sarang jintik nyamuk yang ada di sekeliling tempat tinggal yang kurang dibersihkan.
Maraknya penyakit DBD Kali ini Puskesmas Keluar Kowel Pamekasan melakukan tindakan dan antisipasi serta kerja sama dengan meningkatkan kebersihan lingkungan semua masyarakat Pamekasan, hususnya warga Kelurahan Kowel Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, Minggu (17/02/2019).
Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Puskesmas Kowel .dr. Siswanto Pabidang, agar Petugas Kesehatan harusnya lebih Proaktif dalam mengawasi lingkungan masyarakat.
“Agar masyarakat terhindar dari wabah DBD, seperti petugas PE, Bidan Desa, Perawat Pustu, petugas Kesling, petugas Fogging, dan petugas Laboratorium,” tuturnya
Selain itu, adanya Kader Kesehatan disetiap Desa atau Kelurahan dan petugas Jumantik setiap rumah siap membantu masyarakat, serta kerja sama lintas sektor khususnya Camat, Kepala Desa/Lurah yang punya Wilayah dapat mempercepat sosialisasi akan bahaya penyakit DBD.
“Lebih jelasnya, Janganlah hanya mengandalkan Fogging, karena Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa sedang jentik-jentik hanya dapat dibasmi melalui PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk),” ungkapnya
Pihaknya juga menambahkan, Jika ada Pasien yang terlanjur kena DBD, maka pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas sudah dipersiapkan dengan baik disetiap pelayanan Kesehatan.
“Maka kami siapkan kamar rawat inap yang cukup nyaman disetiap Puskesmas disertai dengan pelayanan dokter dan perawat yang Profesional,” tandasnya. (Riski)






