SUMENEP, Kompasmadura.com – Penerangan Lampu Tenaga Surya (PLTS) yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dilakukan proses perbaikan dan pemindahan penerangan lampu. Pasalnya, guna memberikan pelayanan penerangan jalan ke wilayah yang lebih layak. Senin, (18/03/2019).
Seperti yang terlihat di sepanjang kawasan Desa Nambakor. Dari hasil pantauan media ini, tiang penyangga listrik telah dibuka dan siap untuk dipindahkan ke kawasan Destinasi Wisata dan Kepulauan terpencil di Sumenep yang lebih layak untuk penerangan jalan.
Menurut, Fadholi, Kepala Seksi (Kasi) Penerapan Tekhnologi Tepat Guna DPMD Sumenep, menerangkan bahwa, saat ini telah dilakukan perawatan dan pemindahan PLTS ke wilayah yang rawan akan penerangan jalan.
“Ruas Jalan Nambakor, Saronggi, Bluto, telah kami lakukan pemindahan dan semua tiang listrik telah kami copot untuk segera dipindahkan,” ungkap Fadholi, setelah ditemui di kantornya. Senin (18/03)
Sebelumnya, pihak terkait telah melakukan rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep untuk melakukan pemindahan tiang listrik sepanjang jalan disebelah barat ruas jalan Desa Nambakor.
“Kemarin kita telah lakukan rapat dengan instansi terkait untuk melakukan pemindahan PLTS, tujuannya untuk memberikan pelayanan yang lebih kepada wilayah yang dirasa perlu penerangan lampu berbasis tenaga surya,” terangnya.
Ditanya soal pemindahan PLTS akan ditepatkan diwilayah mana saja, Fadholi menjelaskan, Destinasi Wisata dan Kepulauan terpencil menjadi target awal pemasangan, sebab dirasa perlu untuk mendapatkan penerangan lampu disepanjang ruas jalan kawasan tersebut.
“Sebagian kita akan pindah kebagian lokasi yang membutuhkan seperti tempat wisata yang kurang penerangan lampu, dan sisanya akan dipindahkan kepulauan,” jelasnya.
Sementara itu, masyarakat sekitar, Desa Nambakor, Musnawi, menilai bahwa pemindahan lampu penerangan dirasa memang perlu, pasalnya lampu penerangan sendiri juga sudah di tangani oleh Dishub di sebelah Timur sepanjang jalan Desa Nambakor.
“Ya kalau ini dipindah bagus malahan, karena kan sudah ada yang sebelah timur, daripada banyak lampu tapi kawasan lain lebih membutuhkan, saya rasa bagus,” ungkapnya.
Selain itu, beberapa tahun lalu, disepanjang jalan Desa Nambakor sendiri sering terjadi pencurian alat elektronik di bagian tiang listrik, sehingga listrik banyak tidak berfungsi. Kendati demikian, Fadholi, meklaim bahwa kasus tersebut sudah tidak ada lagi, dan para pelaku sudah diamankan pihak kepolisian Sumenep.
“Kalau kasus pencurian alat itu sudah tidak ada lagi, dan para pelaku sudah ada di tangan pihak kepolisian. Saat ini yang jelas kami anggarkan yang PLTS dari tahun 2015, alhamdulillah tidak ada pencurian kembali, sistemnya kan sudah dari energi matahari, tidak pakai energi listrik, jadi aman untuk saat ini,” tambahnya.
Sekedar diketahui, sebanyak 50 lebih tiang lampu penerangan PLTS yang di copot untuk dipindahkan telah usai dilepas, dan sampai saat ini sudah berlangsung dilakukan. [Hend/Nin]





