close
HUKUM

Pemuda berusia 27 Tahun meninggal dalam kondisi mengenaskan. Benarkah diduga karena depresi?

IMG-20220824-WA0017
Suasana pemandian jazat korban Herman di rumah duka.

PAMEKASAN,kompasmadura.com – Rabu (24/8/2022), warga Dusun Asem Manis 2, Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Pamekasan digegerkan dengan ditemukan remaja meninggal dunia. Pemuda berusia 27 tahun itu menutup usianya dalam kondisi mengenaskan.

Herman (korban,red) sebagai kernet kendaraan, meninggal di dalam kamar rumahnya dalam keadaan menggantungkan diri. Pemuda diketahui oleh keluarganya dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 08.30 WIB.

“Setelah kami dapat info dari masyarakat, kami langsung ke sumber informasi. Saat di lokasi, korban sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Tlanakan Pamekasan AKP Achmad Supriyadi.

Untuk sementara ini, informasi yang terimanya faktor bunuh diri terhadap korban diduga karena depresi. Dijelaskan, saat dilakukan pemeriksaan bersama tim medis hanya ditemukan bekas jeratan tali dilehernya. “Ini murni bunuh diri,” tegasnya.

Sebelum kejadian ini, dia menceritakan, saat bekerja di Jawa Tengah, Herman pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan sopir temen Herman meninggal. Lantaran lakalantas tersebut, korban diduga mengalami depresi akhirnya nekat bunuh diri dengan cara gantung diri.

” Tidak ditemukan tanda-tanda atau luka lain di tubuhnya. Sementara waktu ini murni bunuh diri,” ujarnya. (Ful/Nin)

 

Tags : Depresi