HUKUM

Wakil Ketua DPRD Dituntut 2 Tahun, Kuasa Hukum Fauzan Ajukan Pembelaan

SAMPANG, Kompasmadura.com – Kasus pencemaran nama baik dan fitnah yang mengeret Wakil Ketua DPRD Sampang Fauzan Adima terus bergulir. Selasa (19/13/2023) sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Sampang, tersebut politisi Fraksi Gerindra dituntut 2 Tahun.

Sidang tuntutan terhadap terdakwa itu mendapat pengawalan ketat dari anggota Polres Sampang. Hal itu upaya untuk mengantisipasi kericuhan. Suharto sebagai Jaksa Penuntut Umum (PJU) membacakan tuntutannya depan hakim.

Kuasa Hukum Sri Rustiana (pelapor,red) Nurul Faryati mengatakan, terdakwa sebagai wakil ketua DPRD seharusnya memiliki etika yang baik. Namun hal ini justru mencoreng dengan perlakuan sendirinya yang tak patut dicontoh,” katanya kepada awak media.

Nurul menjelaskan perbuatan Fauzan itu mengakibatkan korban malu. Sebab pencemaran nama baik dan fitnah terhadap korban yang juga merupakan anggota legislatif sebagai anggota Komisi IV DPRD Sampang. “Pak Fauzan ini hanya dijatuhi tuntutan 2 Tahun, kurang memuaskan bagi kami selaku kuasa hukum pelapor,” ujar Nurul.

Agus Andrianto kuasa hukum terdakwa menyampaikan sidang ini pada pokok tuntutan. Tuntutan dari Jaksa ini merugikan pada klaennya. Maka dari itu, dirinya akan lakukan pembelaan atau eksepsi sesuai sidang tuntutan tersebut. “Kami akan lakukan tindakan mengajukan pembelaan pada perkara ini,” ujar Agus. (Ful/Nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *