close
SAMPANG

Wow Hebat, Mapolres Sampang Lepas Sopir dan Kernet. Disperta dan Distributor Pupuk Dipanggil

IMG_20220419_191213
Kanit 1 Pidum Polres Sampang Rendra Hermansyah memberi keterangan kepada awak media.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Wow hebat, tiga tersangka yang terlibat kasus penyelundupan pupuk bersubsidi dilepas dari tahanan Mapolres Sampang. Ketiga tersangka tersebut diantaranya, Mat Sari dan Muhkis Putra dan kernetnya Hidayat.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kanit 1 Pidum Polres Sampang Aipda Rendra Hermansyah, Selasa (19/4/2022). Kepada awak media, dia menyampaikan disebabkan hukuman yang disangkakan sopir dan kernet, tidak bisa dilakukan penahanan sesuai dengan Pasal 55 KUHAP.

“Mereka seminggu sekali laporan ke kami. Dan pelepasan itu karena Kepala Desa Kepala Desa Ketapang Laok dan Ketapang Timur yang bertanggungjawab. Kebetulan warga sana,” ujarnya.

Ditanya kepada penyidik belum bisa menyebutkan pelaku atau penyuruh sopir dan kernet penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut, Rendra Hermansyah lebih memilih irit bicara. “Kami belum bisa memberikan keterangan semuanya, karena kami masih dalam pendalaman kelanjutan kasus ini,” imbuhnya.

Jika disampaikan secara keseluruhan, khawatir akan melarikan diri dari Sampang. “Kami telah memanggil Dinas pertanian dan distributor pupuk,” sambungnya.

Perlu diketahui, kendaraan Truk yang bermuatan pupuk jenis ZA dan NPK Poskha kurang lebih sebanyak 17 ton. Rinciannya, pupuk jenis ZA sebanyak 180 sak dan jenis NPK Poskha sebanyak 160 sak.

Kendaraan yang dikemudikan Mat Sari dan Muhkis Putra dan kernetnya Hidayat itu bergerak dari Jalan Raya Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang Sampang. Dan berhasil dihentikan di Jalan Banyuates Sampang. (Ful/Nin)

 

Tags : Penyelundupan pupuk