Menu

Otomatis
Breaking News

PENDIDIKAN

Di Era Modernisasi, Sehari Wajibkan Siswa dan Guru Berbahasa Madura

badge-check

Di Era Modernisasi, Sehari Wajibkan Siswa dan Guru Berbahasa Madura Perbesar

SAMPANG, Kompasmadura.com – Per tanggal 1 Februari 2021, Pemkab Sampang melalui Dinas Pendidikan melayangkan Surat Edaran (SE) keseluruh lembaga pendidikan SD, dan SMP. Dalam Surat Edaran (SE) nomor : 434/170/434.201/2021 dijelaskan siswa-siswa dan tenaga pendidik berkewajiban berbahasa Madura.

“Semua sekolah setiap hari Jum’at, melaksanakan sebagai berbahasa Madura dalam pembelajaran,” kata Moh. Hanafi Kusairi Kasi KilIrikulum Bahasa dan Sastra Disdik Sampang, Kamis (4/3/2021).

Perintah tersebut merupakan inovasi baru di dunia pendidikan. Selain penerapannya hari Jum’at, kata Hanafi kurikulum mautan lokal diberi waktu 2 jam pelajaran.

“Per kelas kurikulum pelajaran lokalnya kami kasi 2 jam. Ini memang awal, hasil sementara alhamdulillah berjalan lancar,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Supaya program itu berjalan lancar tentu akan dilakukan sosialisasi. Sementara untuk pengawasan dalam pelaksanaan inovasi tersebut diberikan kepada pengawas. “Baik Bahasa sehari-hari ataupun pengantar,” ujar pria kelahiran Pamekasan itu.

Sementara PLT Disdik Sampang Nur Alam menerangkan, inovasi tersebut bertujuan melestarikan budaya Bahasa Madura khususnya di Kota Bahari ini. Hal itu dinilai penting mengingat perkembangan zaman Bahasa Madura mulai terkikis di era modern ini. “Karena anak anak sekarang sudah minim sekali berbahasa Madura,” kata Nur Alam.

Sisi lain, dia menyampaikan terbentuk karakter siswa yang berakhlak sopan santun terhadap tenaga pendidik. Menggunakan bahasa yang sopan saat berkomunikasi dengan guru, teman maupun warga sekolah.

“Kami meminta semua tenaga kependidikan di daerah itu agar menekankan pendidikan etika dalam membentuk karakter siswa,” pesannya.

Karena hal itu merupakan persoalan utama anak didik saat ini yang harus segera disikapi semua bersama. “Saat ini etika dan moral anak didik merupakan persoalan yang cukup serius,” kata Nur Alam. (Ful/Nin)

Baca Lainnya

Kreativitas Mahasiswa KKNT 26 Universitas Trunojoyo Madura dalam Mengenalkan Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Briket Ramah Lingkungan di Desa Pakong Pamekasan

7 Jan 2024 - 18:46 WIB

Kreativitas Mahasiswa KKNT 26 Universitas Trunojoyo Madura dalam Mengenalkan Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Briket Ramah Lingkungan di Desa Pakong Pamekasan

Investasi Pendidikan Sarana Ciptakan Guru Inovatif dan Karakteristik Anak yang Unggul

12 Des 2023 - 03:50 WIB

Investasi Pendidikan Sarana Ciptakan Guru Inovatif dan Karakteristik Anak yang Unggul

Mahasiswa Ilmu Hukum UTM Bangkalan Madura Magang di Sekertariat Daerah Bangkalan

24 Nov 2023 - 18:25 WIB

Mahasiswa Ilmu Hukum UTM Bangkalan Madura Magang di Sekertariat Daerah Bangkalan

Disdik Isi Kekosongan 102 Kepala Sekolah. Bupati : Ajak Kepsek Naikkan IPM Sektor Pendidikan

6 Okt 2023 - 17:14 WIB

Disdik Isi Kekosongan 102 Kepala Sekolah. Bupati : Ajak Kepsek Naikkan IPM Sektor Pendidikan

BEM FKIP Universitas Wiraraja Melaksanakan Dua Program Kerja Unggulan

10 Des 2022 - 17:15 WIB

BEM FKIP Universitas Wiraraja Melaksanakan Dua Program Kerja Unggulan
Trending di PENDIDIKAN