PENDIDIKAN

Disdik Isi Kekosongan 102 Kepala Sekolah. Bupati : Ajak Kepsek Naikkan IPM Sektor Pendidikan

SAMPANG, Kompasmadura.com – Dinas Pendidikan (Disdik) akhirnya menempati janjinya untuk tidak membiarkan kekosongan jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SD SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Terbukti, Jum’at (6/10/2023) pukul 09.00 WIB, Disdik Sampang melakukan pengambilan sumpah jabatan terhadap 102 Kepala Sekolah di Pendopo Bupati.

Sebelumnya, Disdik membiarkan kekosongan Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) lembaga pendidikan yang tersebar 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang. Pengambilan sumpah jabatan tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Sampang didampingi Wabup Sampang, dan disaksikan Sekda Sampang, Kadisdik Sampang dan Kepala BKPSDM serta pada undangan lainnya.

Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi menyampaikan selamat kepada guru yang telah dilantik sebagai Kepala Sekolah. “Kami beri kepercayaan kepada bapak ibu sebagai kepada sekolah. Marilah berbuat seberapa banyak untuk Kabupaten Sampang ini,” ujarnya.

Sebab perlu diketahui bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sampang sangatlah rendah dari 29 Kabupaten dan 9 Kota di Jawa Timur. Maka dari itu, yang diharapkan melalui sektor pendidikan mampu mendongkrak dan mendorong IPM itu dengan cara meningkatkan prestasi dan menjaga integritas.

Karena, dia menjelaskan IPM sebagai mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. “Saya meminta agar kepala sekolah terus menjaga prestasi yang selama ini menjadi bagian penting pencapaian akademik satuan pendidikan,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Disdik Sampang Edy Subinto mengatakan kepsek yang baru saja dilantik untuk segera beradaptasi melaksanakan tugas baru. Terutama untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sampang sehingga IPM ada perubahan. “Tentu semangat kepala sekolah dan tim harus terus berkobar. Kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja tuntas untuk pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.

Yang jelas, kata dia, penetapan mereka tentu telah memenuhi syarat-syarat untuk mengisi jabatan Kepsek SD-SMP. Melihat kelayakan mereka, dari potensi dan kompetensi dari guru-guru yang ada di wilayah tersebut. “Kami sudah melakukan berbagai tahapan untuk mengisi kekosongan Kepala Sekolah itu,” pungkasnya. (Ful/Nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *