PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Menjaga persatuan negara kesatuan republik indonesia (NKRI), Komunitas Ataretan Santri Gus Dur bersama tokoh lintas iman setempat menggelar acara deklarasi perdamaian dan buka bersama di Vihara Avalokitesvara, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Kegiatan yang bertema “Bertemu untuk Bersatu” itu menurut Koordinator Komunitas Ataretan Santri Gus Dur merupakan salah upaya membangun persatuan dan kesatuan di Indonesia dengan semangat keberagaman.
“Melalui deklarasi perdamaian ini kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh lintas agama untuk senantiasa bergandengan tangan dalam menjaga persaudaraan dan persatuan dalam membangun negeri,” ungkap Mohammad Abror, Minggu (26/05/2019) sore, pukul 16:00 Wib, di Vihara Avalokitesvara, Pamekasan.
Sementara Pimpinan Vihara Avalokitesvara Pamekasan dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
“Kita bisa belajar dari Gus Dur tentang bagaimana menjaga persatuan antar sesama umat manusia. Agama dan keyakinan boleh beda, tapi kali ini kita bertemu untuk bersatu membangun bangsa,” tutur Koshala Mahinda.
Hadir pada acara tersebut, Ketua Forum Kerukunan Pemuda Umat Beragama (FKPUB), Ketua Forum Kerukunan Wanita Umat Beragama (FKWUB), Ketua PC. GP. Ansor Pamekasan dan beberapa tokoh lintas agama. (Rizki/Nindy)






