close
PAMEKASAN

Simpan Sajam, Sekelompok Orang Diamankan. Benarkah Samli DPO Pembunuhan Miarto?

IMG-20220919-WA0056
Seorang sedang memenuhi panggilan tindak pidana di Reskrim Polres Pamekasan.

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Pamekasan telah menangkap sekelompok orang di Jalan Raya Desa Ponjenan Kecamatan Batumarmar Pamekasan, Senin (19/9/2022). Mereka diantaranya, Samli, Yanto dan satu rekan lainnya.

Informasi yang dihimpun media ini, Samli dengan rekannya mengendarai mobil Inova warna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) A. 1163. VQ. Mereka diberhentikan oleh pihak petugas di Jalan Raya Desa Ponjenan Kecamatan Batumarmar Pamekasan.

Saat dilakukan penggeledahan atau pemeriksaan, di dalam mobil petugas menemukan sejumlah Senjata Tajam (Sajam) yang dikendarai Samli bersama rekannya. Akhirnya, mereka diamankan oleh koprs bhayangkara ke Mapolres Pamekasan.

“Penangkapannya sekitar sore mas, dan mereka telah diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mapolres Pamekasan,” kata Narsum yang tidak mau sebutkan identitasnya.

Motif penangkapan mereka masih belum diketahui pasti tersandung kasus apa. Apakah kasus pembunuhan atupun Narkotika. Tapi, Samli ini diketahui dugaan kuat sebagai bandar sabu di Pamekasan.

Namun, penangkapan Samli beserta rekannya diduga kuat sebagai otak pelaku pembunuhan yang menewaskan Miarto (50) Calon Keola Desa (Cakades) nomor urut 5 di Batubintang Kecamatan Batumarmar Pamekasan, pada Selasa (1/3/2022). Sementara pelaku pembunuhannya adalah Abd. Hamid (34), yang saat ini terancam hukuman mati.

“Mas, untuk lebih jelasnya sampean konfirmasi saja ke pihak kepolisian di Pamekasan,” sarannya.

KBO Reskrim Polres Pamekasan Iptu M. Syaiful, saat dikonfirmasi dirinya lebih banyak irit bicara. Dia mengaku belum dapat informasi dari anggotanya. “Saya masih belum diinfokan oleh anggota yang di lapangan mas, perkembangan info selanjutnya nanti saya infokan,” singkatnya.

Media ini mencoba hubungi Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Eka Purnama dan Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah belum ada tanggapan. (Ful/Nin)

 

Tags : Sajam