Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

Anggota Keluarga Tidak Boleh Dijadikan Aparat Desa, Ini Penjelasan Kepala DPMD Sumenep

badge-check

Anggota Keluarga Tidak Boleh Dijadikan Aparat Desa, Ini Penjelasan Kepala DPMD Sumenep Perbesar

SUMENEP, Kompasmadura.com – Selain digelarnya pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2019 ini juga segerakan gelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) lokal serentak. Selasa, (02/04/2019).

Kabupaten paling ujung Pulau Madura itu serentak sebanyak 226 desa dari 332 desa se Kabupaten Sumenep, dipastikan bakal menggelar pesta demokrasi desa pada bulan November 2019. “Antara bulan Oktober-November dan 226 Desa. Nanti kami akan sosialisasikan dengan semua kepala desa untuk pembentukan panitia Pilkades,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Masuni. Selasa (02/04)

Masuni, sapaan akrabnya itu, juga memastikan bahwa Pilkades serentak tahun ini digelar di akhir tahun 2019. Pihaknya juga telah membentuk tim Kabupaten yang akan bertindak sebagai panitia persiapan gelar Pilkades serentak tersebut. “Sekarang telah kami koordinasi dengan tim dan beberapa elemen, juga dengan Kodim,” tandasnya, pada media ini.

Ditanya soal anggaran Pilkades serentak sendiri, pihaknya menjelaskan sangat besar. “Untuk anggaran sendiri Kurang lebih Rp. 20 miliar,” terangnya.

Sementara, persyaratan untuk menjadi Kepala Desa (Kades), Masuni menuturkan, bahwa akan menyesuaikan dengan aturan yang ada. “Minimal ijasah SMP bisa, tapi pasti disesuaikan dulu, kalau ada di Peraturan Bupati (Perbup) misalkan ada ijasah S1, otomatis ada tes kembali serta uji rangking,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menegaskan jika ada sistem kekeluargaan nantinya di Pilkades,harus menyesuaikan dengan undang-undang yang ada. “Kalau ada sistem kekeluargaan di Pilkades itu secara undang-undang tidak boleh, karena kedepan saya akan ajukan reformasi sesuai dengan kompetensi, apalagi anggarannya kedepan akan semakin besar,” tambahnya. [Hend/Nin]

Baca Lainnya

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

23 Okt 2026 - 18:14 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

23 Okt 2026 - 10:35 WIB

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah
Trending di SUMENEP