PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Ribuan masyarakat tumpah dalam kegiatan Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda) XXXIX/2019, untuk melihat belasan penerjun freefall prajurit TNI-AU dari Denmatra 2 yang terjun dari pesawat CN 235 AU setinggi 1000 meter dan mendarat di Lapangang Bakorwil dan di Lapangan Sedangdang, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim.
Namun para penerjun tersebut disambut ribuan masayarakat gerbang salam, untuk melihat secara langsung dan bersuap foto dan relanya mereka datang lebih awal untuk melihata para penerjun yang turun di lapangan Bakorwil Pamekasan.
“Saya datang dari tadi pagi om untuk melihat terjun payung dan saya sangat senang. Kalau nanti tentara yang membawa parasut itu turun, saya ingin berfoto untuk kenang-kenangan om,” ungkap Nisam siswa berumu 10 tahun di salah satu sekolah dasar di Pamekasan, Senin (01/04/2019).
Selain itu, Siti Absah (55) bersama suaminya, Abdullah (60) salah satu warga Dirgahu Pamekasan juga datang untuk melihat langsung para penerjun dan kedatangan panglima TNI-Polri serta Ibu Khofifah Indar Parawansa yang dirinya hanya melihat di layar televisi.
“Saya baru datang dek, saya juga mau lihat para tentara yang terjun dan saya juga ingin melihat panglima TNI-Polri yang katanya mau ke Pamekasan,” tutur Siti Absah di pinggir lapangan Bakorwil Pamekasan.
Pihaknya juga menambahkan, dirinya sangat bangga jadi orang Madura khususnya menjadi orang Pamekasan, karena bisa didatangi panglima TNI-Polri serta ibu Khofifah.
“Saya sangat bahagia dek, dan saya juga sangat bangga jadi orang madura karena acara seperti ini setiap tahun itu belum tentu ada dek,” tambahnya.
Kegitan Latsitarda XXXIX/2019 di tiga kabupaten di Jawa Timur tersebut, diantaranya 081 Trenggalek, 082 Bojonegoro, 083 Jember, 084 Pamekasan Madura dan dihadiri langsung Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jendral Polisi Mohammad Tito Karnavian, Gunernur Jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa beserta rombongan. [Riski/Nin]






