close
PAMEKASAN

Satpam Dengan Warga Cekcok Dalam Mall Pelayanan Publik di Pamekasan

IMG_20190226_031811
Foto: Saat satpam dan masyarakat cekcok yang terekam video di Mall Pelayanan Publik.

PAMEKASAN, Kompasmadura.com  – Ratusan warga yang datang ke bagian Dispenduk Capil di Mall Pelayanan Publik ricuh dan cekcok dengan salah satu satpam yang bertugas di dalam Mall Pelayanan Publik tepatnya di Gedung Islamic Center, Jalan Raya Panglegur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, Senin (25/01/2018).

Pasalnya, masyarakat yang datang ke Mall Pelayanan Publik tersebut untuk membuat kartu kependudukan di bagian Dispenduk Capil, mengalami cekcok dengan salah satu satpam yang tugas di dalam Mall Pelayan Publik

Terjadinya cekcok tersebut masalah nomor antrian yang lama dan sampai berjam – jam karena dari banyaknya masyarakat yang membludak datang ke bagian Dispenduk Capil, Kejadian cekcok itu terekam video hanphone masyarakat yang mengantri di depan ruangan Dispenduk Capil yang berdurasi 01,24 menit.

Menurut Muzakki, warga Desa Kolpajung yang sedang mengantri di depan ruang pelayanan Dispenduk Pencapil, Mall Pelayanan Publik di Gedung islamic Center masih kurang maksimal dan perlu adanya penambahan petugas pelayanan dan satpamnya marah – marah.

“Saya dari pukul setengah tujuh mengantri disini hingga pukul sepuluh, namun belum terlayani. Saya mau merubah alamat saya. Katanya menunggu giliran sesuai nomor antrian. Di dalam petugasnya cuma empat orang, sedangkan yang mengantri banyak sekali,” tuturnya

Selain itu, Rina warga Cokroatmojo yang ikut mengantri mengatakan, Mall Pelayanan Publik di Pamekasan sistemnya sudah bagus, menggunakan nomor antrian apalagi tidak ada biaya untuk mengurus terkait kependudukan.

“Mau gimana lagi, ya harus sabar meski lama. Petugasnya di dalam cuma 4 orang. Saya kesini mau mengurus KTP. Seharusnya kalau memang yang mengantri banyak seperti ini, petugas pelayanannya harus ditambah,” ungkapnya.

Petugas yang melayani di dalam ruang pelayanan Dispenduk Pencapil tersebut berjumlah 4 orang, diantaranya, tiga laki-laki yang mengurus bagian perekaman data dan satu perempuan bagian foto KTP.

Sedangkan, Kepala Dispenduk Capil ketika ingin di konfirmasi ke kantornya, yang bersangkutan sedang tidak ada di kantornya. [Riski/Nin]

Tags : Dipendukcapil