close
PAMEKASAN

Penangkapan Benda Boneka Santet ‘Kotèka’ Hidup, Gegerkan Warga Pamekasan

IMG_20190223_092156

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Basriyanto (48) Warga Dusun Jakjak, Desa Bulay Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan menangkap Boneka ‘Kotèka’ yang mengegerkan warga Dusun Jajak, Desa Bulay, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (23/02/2019).

Sementara penangkapan boneka yang sempat melompat (hidup) serta mengeluarkan suara aneh tersebut pada kamis (21/19) pagi, pukul 03:00 Wib di sebelah kamar mandi rumah Basriyanto dengan menggunakan kopiahnya yang di letakkan di tanah dengan ujungnya di buka atau seperti jebakan.

Menurut Basriyanto, sebelumnya, Pada malam rabu setelah sholat magrib di kamarnya ada suara misterius dan istri juga mendengar suara aneh itu menyangkanya suara arwah orang meninggal yang gentayangan dan setelah subuh mau pergi kepasar keluar suara ‘Pak’ menyangkanya anak bangun ternyata dilihat masih tidur.

“Tepatnya pada malam kamis jam 02:30 wib ada suara yang menggedor mobil pick up saya yang warna biru dongker, saya lihat dengan di intip dari kaca tetapi tidak ada apa – apa, setelah itu saya duduk sambil WhatSapp sama temen yang lagi rekreasi ke malang setelah itu ada suara gedor – gedor lagi pada mobil saya,” tuturnya.

Lebih lanjut, setelah mendengan suara tersebut Basrianto penasaran dan mengambil celurit dan senter untuk melihat dan mengecek langsung pada mobil yang di gedora itu dengan mengecek di bawahnya dan didalam mobil tetapi tidak ada.

“Terus saya lewat di samping mobil dan saya melihat di pojokan rumah ini tepatnya di depan kamar mandi seakan ada bayangan setelah itu saya pancarkan lampu senter kepada bayangan itu. Saya melangkah ternyata ada benda ini juga hidup bergerak dengan melompat. Saya melangkah benda itu juga melompat sampai ke ujung rumah belakang,” ungkapnya.

Setelah itu Basriyanto melihat benda itu yang melompat takut masuk kemar mandi dan hilang, dirinya mundur ke depan kamar mandinya dengan meletakan kopianya dengan ujung di buka seperti menjebak atau memancing benda itu untuk mendekat dan masuk kedalam kopiahnya tersebut.

“Setelah itu ternyata benda putar dan kemabali mendekat kepada saya seakan berjalan dan menghampiri kopiah yang saya buaka selerti jebakan itu lalu masuk kedalam kopiah. Dan saya bawa ke dalam rumah. Setelah itu pada saat saya ada dalam ada bunyi misterius lagi saya cek ternyata suara tersebut dari dalam kopiah yang didalamnya ada boneka tersebut,” tandasnya.

Lima hari sebelum boneka ‘Kotèka’ tersebut di tangkap. Basriyanto sudah mempunyai firasat tidak enak untuk keluarganya sampai bilang kepada istrinya untuk tidak berjalan jauh – jauh.

“Kalau menurut saya ini kain kafan bekas orang meninggal dan lidi limas, lidinya ini dari acara seribu harian orang meninggal. Dan kalau kata saya ini bukan tuyul tetapi kayak alat untuk santet. Saya akan lihat nanti kalau tidak datang mimpi atau petunjuk kepada saya akan belah isi boneka ini, agar saya tahu apa isinya,” katanya.

Saat ini boneka itu sidah tidak lagi mengeluarkan suara anek dan warna kain kafannya berubah warna, seakan ada bercakan darah pada boneka itu, yang sebelumnya warna kainnya itu putih bersih.

Setelah Basriyanto mendapatkan boneka itu banyak warga yang datang kerumahnya untuk sekdar melihat langsung pada benda tersebut. Sampai hari rumahnya Basriyanto banyak orang yang datang untuk melihat benda mistis tersebut. [Riski/Nin]

Tags : Mistis