close
PAMEKASAN

Nelayan Selamat Setelah Tersambar Petir Di Pamekasan

IMG_20190222_214442

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Nahas menimpa Kamhar (40) seorang nelayan warga Dusun Sumber Bulen, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tersambar petir saat mencari ikan di laut Jumiang bersama lima orang anak buahnya, Jum’at (22/02/2019).

Kamhar sambaran petir pada Kamis (21/19) pagi, sekitar pukul 08:00 wib. Beruntung, Kamhar selamat hingga harus dirujuk ke RS Mohamamad Nor Pamekasan, lantaran pingsan tidak sadarkan diri.

Sebelumnya, Kamhar yang merupakan seorang kapten perahu sedang duduk di bagian belakang bersandar di tiang bendera tempat biasanya menjalankan tugasnya menyetir perahu. Namun nahas, ketika langit mulai gelap serta hujan rintik-rintik, tiba-tiba petir menyambar tiang bendera yang menjadi sandaran Kamhar sehingga biasan petir juga mengenai dirinya.

Menurut Sukarto, Paman korban, dirinya tahu Kamhar yang sudah terkapar pingsan lantaran terkena sambar petir.

“Melihat kamhar pingsan, kami segera membawanya ke RS Mohammad Nor Pamekasan agar segera mendapatkan penanganan medis karena kondisinya yang tak sadarkan diri,” tuturnya.

Akibat sambaran petir tersebut, Kamhar tidak hanya mengalami pingsan yang tidak sadarkan diri cukup lama, namun juga megalami luka lecet dibagian bahu, punggung dibagian kanan.

Selain itu, menurut Dokter jaga RS Mohammad Nor Pamekasan, Dr Istiana melihat kondisinya yang masih kritis di ruang IGD RS Mohammad Nor Pamekasan, terpaksa harus ditangani oleh dokter spesialis saraf.

“Hasil pemeriksaan laboratorium medis RS Mohammad Nor Pamekasan yang ditangani oleh dokter spesialis syaraf, korban Kamhar pada syarafnya terdapat prises infeksi,” uangkapnya.

Karena kondisinya yang sangat lemas, Kamhar masih belum bisa diijinkan pulang dari RS Mohammad Nor Pamekasan dan harus menjalani rawat inap agar kondisi kesehatannya kembali pulih dan normal seperti sediakala sebelum tersambar petir. [Riski/Nin]

Tags : Sambar petir