close
PAMEKASAN

Bantuan Mulai Mengalir, Nenek Peya dan Kakek Pahah Sudah Tak Lagi Menunggu Bantuan Tetangga

IMG_20190113_000403

PAMEKASAN, kompasmadura.com – Sungguh bahagiannya melihat raut wajah nenek Peya (70) dan kakek Pahah (60) keduanya bisa tersenyum ketika didatangi langsung dari Pihak Kecamatan untuk memberikan bantuan yang berupa sembako.

Bantuan tersebut di serahkan langsung oleh Camat Pakong, Kapolsek, Danramil serta Dinsos Kecamatan Pakong  dan beberapa relawan, Sabtu (12/01/2019).

Sebelumnya, nenek Peya dan kakek Pahah setiap harinya makan menunggu pemberian tetangga. Pasalnya dirinya sudah tidak bisa bekerja karena keduanya sudah Lansia dan dirinya juga penyandang disabilitas.

Menurut Camat Pakong M. Amiruddin, Pihaknya selaku camat pakong sudah wajib untuk membantu meringankan beban nenek Peya dan kakek Pahah.

“Alhamdulillah berkat bantuan semua, Semoga semua mendapatkan gantinya dari Allah Swt. Alhamdulillah kami diperintah oleh Bupati melalui via WA bisa datang ke sini dan meski tidak di perintah ini kewajiban kami untuk membantu, dari forkopimka, puskesmas, perwakilan dari Dinsos, Danramil, puskesmas dan relawan yang sudah memberikan sedikit bantuan,” ungkapnya

Pinaknya juga bersyukur dengan memberikan sedikit bantuan ini, bisa meringankan beban nenek Peyah dan kakek Pahah kedepannya.

“Terimaksih kepada para Relawan dan teman media yang sudah memberikan informasi ini,” tambahnya.

Sedangkan menurut TKSK Dewi wahyu suliastiani, Kecamatan Pakong, untuk bapak paha ini sangat layak untuk mendapatkan semua bantuan dari beberapa pihak.

“Bahkan keluarga ini sangat layak mendapatkan bantuan dari PKH lansia dan panyadang disabilitas serta keluarga ini sudah mendapatkan bantuan beras restra,” tuturnya.

Dewi juga berterimakasih kepada rekan – rekan relawan dan media untuk meberitakan ini, karena tanpa teman – teman media kami tidak akan tahu,” pungkasnya.

Selain itu, Emy selaku Perawat Desa Cenlecen mengatakan, Pihaknya setiap bulan melakukan pengecekan dan memeriksanya karen beliau sudah lansia dan penyandang disabilitas, harus kami yang datang.

“Kami setiap bulan untuk mengecek langsung karena mereka tidak bisa datang ke posyandu karena beliau sudah lansia dan penyandang disabilitas, otomatis saya datangi langsung ke sini untuk memeriksanya,”tegasnya.

Sedangkan di desa cenlecen tidak hanya nenek Peya dan kakek Pihah yang di periksa tetapi juga kalau tidak salah lima orang yang kategori tidak mampu dan lansia. Ujarnya [Riski/Nin]

Tags : Lansia