BANGKALAN, Kompasmadura.Com – Setelah Pihak Korp Bhayangkara Berhasil meringkus pelaku pembunuhan sepasang pemuda yang ditemukan membusuk di pantai rongkang Kecamatan Kwanyar beberapa pekan lalu. Kini mendapatkan respon yang sangat tinggi dari berbagai kalangan.
Respon tersebut, munculnya dari tokoh masyarakat Kecamatan Kwanyar, Agus Sonhaji, dirinya meminta kepada penegak hukum agar memberikan hukuman yang setimpal kepada setiap pelaku yang telah di tangkap.
“Hukum harus menjadi Panglima, siapapun pelakunya harus diganjar dengan hukuman mati, karena mereka sudah tidak menampakan sebagai manusia, tapi sudah seperti hewan,” Katanya.
Agus Sapaan akrabnya, menegaskan pula, bahwa atas dasar koordinasi dengan steakholder masyarkat kecamatan Kwanyar, dan Trageh, siap akan mengawal proses hukum yang sedang berjalan.
“Masyarakat Kwanyar tetap akan mengawal, sampai palu hakim benar-benar adil, karena pihak polisi sudah memberikan pasal berlapis,” terangnya.
Ditambahkan olehnya, dirinya juga berterima kasih atas kinerja korp Bhayangkara yang telah berhasil mengusut pelaku pembunuhan sadis tersebut, “Semoga kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi yang lainnya, saya ucapkan terima kasih banyak kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.
Sekedar diketahui, bahwa pelaku dari pembunuhan sepasang remaja di pantai rongkang tersebut, terdapat 5 pelaku, 3 diantaranya telah berhasil diringkus oleh polisi, dan sisanya menjadi buronan polisi.
Ketiga pelaku tersebut, adalah MJ 28 tahun warga Tebul, M 32 tahun Kwanyar Barat, dan MH 52 tahun Dlemer Kecamatan Kwanyar, sedangkan buronan adalah Shohib 35 tahun warga Kwanyar Barat, dan Mat Beta 33 tahun warga Batah barat Kecamatan Kwanyar.
Pihak polres Bangkalan memberikan ancaman hukuman seumur hidup kepada ketiga pelaku tersebut, [MA/Put]






