NEWS KOMPAS PENDIDIKAN

Tidak Punya Murid Kelas Enam, SD Pakandangan Tengah Tidak Bisa Ikut UN Tahun 2017

SUMENEP, Kompasmadura.com – Salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sumenep tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2017, lantaran murid kelas enam di sekolah tersebut tidak ada.

Dari pantauan wartawan dilapangan, hanya ada tiga kelas yang ada siswanya, itupun hanya 5 orang. Kelas III dua orang, kelas IV dua orang, dan kelas V satu orang.

Abd Halim, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Pakndangan Tengah Kecamatan Bluto menuturkan, pihaknya sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan (Diknas) setempat untuk tidak dimasukkan ke data penyelenggara ujian nasional, pasalnya untuk kelas enam tidak ada muridnya.

“Kami sudah sampaikan ke tim pembuat soal, untuk tahun ini tidak ada penyelenggaraan UN,” jelasnya.

Untuk tahun sebelumnya ia mengaku masih ada siswanya yang ikut Ujian Nasional (UN), meskipun hanya satu orang. “Iya kalau ditahun 2014 bisa sampai lima orang mas,” ungkapnya Kamis (02/02/2017)

Lebih lanjut, Abd Halim mengatakan satu tahun terakhir ini jumlah siswa di sekolahnya memang mengalami kemerosotan, hal itu disebabkan banyaknya siswa yang pindah ke sekolah lain dan kebetulan masih satu desa dengan sekolah tersebut.

“Orang tua disini (Pakandangan Tengah, Red) kurang begitu perhatian terhadap lembaga pendidikan SD, mereka lebih condong memasukkan anaknya ke lembaga SDI atau MI. Karena kalau masyarakat pedesaan lebih menghormati pak kiai ketimbang guru SD apalagi guru disini bukan asli penduduk disini,” jelasnya.[Ry/Put]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *