close

NEWS KOMPAS

NEWS KOMPAS

Home Coming 2026: Momentum Perdana Konsolidasi Alumni Nasional di Bawah Kepemimpinan Prof. Zudan”

IMG-20260405-WA0064

JAKARTA, Kompasmadura.com — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) akan menyelenggarakan “UNS Home Coming 2026” sebagai momentum perdana konsolidasi alumni secara nasional dalam masa kepengurusan periode 2025 – 2030 di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI). Kegiatan yang dikemas dalam rangka Halal Bihalal ini akan dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026 di Smesco Tower, Hall Nareswara, Jakarta Selatan.

Acara ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring dan kolaborasi alumni lintas generasi dan profesi. Mengusung tema “UNStoppable: Back Together, Better Than Ever”, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kembali semangat kebersamaan alumni dalam mendukung kemajuan almamater dan kontribusi bagi masyarakat.

Ketua Umum IKA UNS, Prof. Zudan, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang reuni, melainkan bagian dari upaya konsolidasi besar alumni UNS.


“UNS Home Coming ini merupakan momentum untuk menyatukan kembali energi besar alumni. Dengan semangat Mangesthi Luhur Ambangun Nagara, kami mengajak seluruh alumni untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Harian IKA UNS, Reza Fahmi Riawan, menyampaikan bahwa konsep kegiatan tahun ini dirancang berbeda, dengan gaya anak muda namun lebih kolaboratif dan lebih inklusif. Menurutnya, seluruh alumni UNS memiliki ruang yang sama untuk berpartisipasi dan terlibat aktif, apapun latar belakangnya. “Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah terbuka bagi seluruh alumni lintas angkatan dan profesi untuk kembali terhubung serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Reza berharap “UNS Home Coming 2026” menjadi titik awal penguatan ekosistem alumni yang lebih solid, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat dengan semangat yang dikemas melalui tagar #BanggaUNS serta #BersamaBerdayaBerkarya IKA UNS mampu mendorong jejaring alumninya semakin luas serta bersinergi.

Hal tersebut diperkuat oleh Sekretaris Jenderal IKA UNS, Rizky Agung Saputra, yang menyampaikan perkembangan persiapan kegiatan. Hingga Minggu (5/4) sore atau H-7 pelaksanaan, kesiapan panitia telah mencapai sekitar 90 persen. “Persiapan teknis panitia saat ini telah mencapai 90 persen dan terus dimatangkan. Antusiasme alumni juga sangat tinggi, dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui 1.100 alumni dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip inklusivitas, di mana seluruh alumni yang telah melakukan registrasi dan memenuhi kuota dipastikan dapat hadir tanpa pembatasan.

Sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Sebelas Maret (UNS), para alumni memiliki keterikatan historis yang kuat sebagai individu yang pernah belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman bersama di lingkungan kampus.

Momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk kembali mempererat hubungan, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor.

Selain kegiatan silaturahmi, “UNS Home Coming 2026” juga akan menghadirkan berbagai rangkaian acara, antara lain gathering dan networking, career hub, creative lab, hiburan, serta area interaktif seperti photobooth dan artisan market. Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi seluruh alumni UNS yang telah melakukan registrasi, selama kuota masih tersedia.

IKA UNS berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal penguatan ekosistem alumni yang lebih solid, adaptif, dan berdampak, sejalan dengan nilai luhur UNS, “Mangesthi Luhur Ambangun Nagara”, sebagai semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. (wur/red)

Baca Selengkapnya
NEWS KOMPAS

Tiket Final Bulutangkis Ludes, Suporter Kecewa

93636-antrean-tiket

JAKARTA, Kompasmadura.com – Tiket pertandingan Asian Games 2018 yang mempertemukan Tim Indonesia kontra Cina di  di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018) sudah ludes terjual. Suasana sempat memanas karena suporter kecewa lantaran tidak mendapatkan tiket.

Baca Selengkapnya
NEWSNEWS KOMPAS

Bus Rombongan Kepala Sekolah Terguling Di Sumbawa

2360787

MATARAM – Bus yang mengangkut 13 anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Lombok Tengah dan dua anggota Palang Merah Indonesia terguling di Tarano, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/2), sekitar pukul 23.00 Wita.

“Tidak ada korban jiwa, namun beberapa orang mengalami luka sobek di bagian pelipis mata dan kepala. Semua sudah dirawat di Puskesmas Empang,” kata Supardi, salah satu pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Tengah, ketika dihubungi di Mataram, Sabtu (18/2/2017).

Supardi merupakan satu dari 17 penumpang bus milik Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB itu, mengatakan bus dipinjam untuk membawa bantuan seragam sekolah bagi korban banjir di Bima.

Relawan PMI di Sumbawa yang berhasil dihubungi bersama Kepala Desa Jempung, membantu proses evakuasi para korban ke Puskesmas Empang.

“Alhamdulillah saya sendiri bersama sopir tidak apa-apa,” ujarnya.

Ia menuturkan kejadian bermula ketika bus hendak menghindari pengendara sepeda motor, namun karena kondisi jalan licin, sopir diduga tidak bisa mengendalikan laju bus.

“Mungkin karena sopir kaget dengan kondisi jalan berkelok dan licin, bus akhirnya terguling,” kata Supriadi.

Oleh karena kondisi trauma dan terluka, kata dia, rombongan kepala sekolah dari Lombok Tengah tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Bima untuk menyerahkan bantuan seragam kepada siswa korban banjir di tiga SMP.
AFC 270

Namun, bantuan tersebut dijemput oleh relawan PMI Kota Bima yang dititipkan di Polsek Empang untuk kemudian dibawa ke Bima.

“Seluruh kepala sekolah memilih balik ke Lombok menggunakan pesawat dari Sumbawa. Mungkin mereka trauma, sehingga tidak berani melanjutkan perjalanan,” katanya. [Inilah]

Baca Selengkapnya
NEWSNEWS KOMPAS

Kabupaten Karo-Deliserdang Diguncang 7 kali Gempa

2359761_klimatologi

MEDAN, Kompasmadura.com  – Balai Besar Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat adanya tujuh kali gempa melanda Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang di Provinsi Sumatera Utara, sejak Selasa dinihari.

Gempa paling kuat terjadi pada pukul 03.35 WIB dengan kekuatan 5,2 skala richter (SR) yang berlokasi di arah 23 km barat daya Deliserdang atau 37 km atah timur laut Karo.

Menurut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan, gempa pertama terjadi pada pukul 00.11 WIB dengan kekuatan 4,7 SR.

Gempa tektonik tersebut berpusat di darat pada jarak 22 km arah barat daya Deliserdang pada kedalaman 10 km dibawah permukaan tanah.

Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa itu dirasakan di Berastagi dengan intensitas III-IV MMI, Sibolangit III-IV MMI, Tuntungan dan Medan II-III MMI, serta Binjai I-II MMI.

Dari laporan masyarakat, gempa tersebut cukup menyebabkan jendela, pintu, dinding rumah berderik, tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Gempa kedua terjadi pada pukul 00.17 WIB dengan kekuatan 4,2 SR yang juga terjadi di darat pada jarak 19 km arah barat daya Deliserdang yang getaran dirasakan di Berastagi, Sibolangit, dan Tuntungan.

Kemudian, pada pukul 00.25 WIB dengan kekuatan 3,1 SR pada jarak 29 km barat daya Deliserdang dengan kedalaman 9 km dibawah permukaan tanah

.AFC 270

Pada pukul 01.58 WIB, terjadi gempa dengan kekuatan 2,2 SR pada jarak 29 km arah barat daya Deliserdang dengan kedalaman 10 km dibawah permukaan tanah.

Setelah itu, muncul gempa dengan kekuatan yang lebih besar yakni 5,2 SR pada pukul 03.35 WIB dengan arah 23 km barat daya Deliserdang.

Gempa keenam terjadi pada pukul 03.49 WIB dengan kekuatan 3,8 SR yang berlokasi di 27 km arah barat daya ” rel=”attachment wp-att-71

Sedangkan gempa terakhir terjadi pada pada pukul 06.35 WIB dengan kekuatan 2,9 SR di 24 km arah timur Karo dengan kedalaman 10 km dibawah permukaan tanah.

Syafii, salah seorang penduduk Perumnas Simalingkar mengaku gempa 5,2 SR yang terjadi pada pukul 03.35 WIB itu menimbulkan getaran yang cukup kuat.

“Seperti bermain di ayunan, barang-barang pun banyak berjatuhan,” katanya. [Inilah]

 

Baca Selengkapnya