close
BANGKALAN

Auma Sebut maraknya peredaran gelap Narkoba digerogoti dari wilayah Pantura Madura

aumaa

BANGKALAN, Kompasmadura.com  –  Aliansi Ulama Madura yang tergabung dalam wadah Auma, menyampaikan fakta unik terkait dengan maraknya perederan gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Madura, ternyata menurut jajaran kaum sarungan ini masuknya barang haram tersebut digeroti dari wilayah Pantai Utara bagian Madura.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekjend Auma KH. Fudoli Muhammad Ruhan saat menghadiri Acara Penyuluhan akbar, Pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), di gedung pertuman Universitas Trunojoyo Madura.

Kh Fudoli tersebut, menjelaskan bahwa peredaran narkoba di wilayah Madura saat ini dirinya sangat prihatin, karena ditenggarai paling banyak no dua di Jawa Timur setelah daerah malang dan keseletan.

“Ternyata di pulau kita ini digerogoti dari pantai utara, banyak disana peredaran gelapnya ditenggarai dari negara tetangga malaysia, singapora. Terutama di wilayah sampang ketimur ini,” tegasnya saat diwawancarai dihadapan awak media.

Dirinya, menyatakan prihatin atas upaya dari para APH dalam memberantas narkoba sebagai musuh negara selalu berkutat di kelas pengedar dan pemakai, sehingga upaya tersebut terkesan tidak memberikan dampak yang sangat besar.

Tak hanya, dirinya juga menyatakan sedikit kecewa bahwa sejauh ini negara belum serius pula, sebab menurut UU 35/2009 tentang narkoba pemakaipun yang menyimpan dan menyalahgunakan narkoba dengan berat 0,5 gram sudah sepantasnya dihukum mati.

“Sedangkan Bandarnya belum pernah tertangkap. Ini yang terjadi di pulau Madura selama ini masih belum terungkap,” terangnya.

Pihaknya sangat berharap hal itu bisa terjadi sehingga bisa jadi pelajaran bagi yang lainnya agar memiliki efek jera.

Ditambahkan olehnya, untuk melakukan langkah prefentif yang dilakukan oleh kau sarungan ini, diriinya sudah berkoordinasi dengan lintas BNK disetiap kabupaten yang belum terbentuk BNNK nya.

“Kami inikan hanya melakukan dari amar ma’rufnya, kalau nahi mungkarnya itu menjadi wewenang APH, tapi kami siap membackup para APH ini dalam memerangi narkoba,” ujarnya.

“Saya melihat kalau di madura yang besar ini di sampang, oleh karenya kami menggarap dari sampang terkait prefentif tadi,”tandasnya.

Sebab dirinya, meninginkan Madura yang bersih dan generasi yang bersih dan mencinati kepada Allah, serta di cintai oleh Allah.

“Ini bukti komitmen kami, menghadiri acar ini, karena kami mengingkan Madura bersih,” pungkasnya. [MA/uL]

 

 

Tags : AUMA