Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

Pelayanan Puskesmas Di Sumenep Belum Gratis?

badge-check

Pelayanan Puskesmas Di Sumenep Belum Gratis? Perbesar

SUMENEP, Kompasmadura.com  – Pelayanan Puskesmas di Sumenep, Madura, Jawa Timur disinyalir masih belum gratis. Buktinya, pasien mengaku masih harus mengeluarkan uang untuk membeli obat, meski pemkab sudah menyediakan obat di pusat kesehatan di kecamatan itu.

Sementara berdasarkan Informasi yang dihimpun, saat pasien datang ke salah satu puskesmas untuk mendapatkan tindakan medis. Biasanya diminta memilih untuk bisa mendapatkan obat. Apakah yang gratis (generik) atau obat yang mungkin dosinya lebih tinggi. Namun, harus mengeluarkan uang.

Sedangkan Aktifis LSM Sumenep Independen (SI) Sahrul Gunawan menjelaskan, Seharusnya puskesmas memberikan pelayanan gratis tanpa harus memakai obat lain. Yakni, menggunakan obat yang sudah disediakan. “Apalagi, anggaran untuk obat sudah dianggarkan Rp 18 miliyar. Lalu kemana?,” katanya.

Anehnya, sambung dia, keluarga pasien malah “dipaksa” untuk membuat pernyataan, jika akan membeli obat di luar yang sudah dianggarkan. “Itu bagian dari strategi oknum Puskesmas untuk mengamankan polanya dan meraih keuntungan pribadi. Bahwa mereka membeli obat  tanpa paksaan,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya mempertanyakan uang hasil dari penjualan obat  itu. Pihaknya mensinyalir dana tersebut masuk ke kantong pribadi. “Namun, masih perlu dilakukan investigasi soal pendapatan dari uang obat itu. Tapi, saya kira itu diluar puskesmas,” ucapnya.

Aktifis kepulauan ini menuturkan, seharusnya instansi terkait dalam hal ini dinas kesehatan (dinkes) untuk bergerak menelusuri masalah ini. Harus memberikan pengawasan secara maksimal. “Hal ini terjadi karena pengawasan yang lemah. Makanya, obat yang gratis seakan tidak berfungsi,” ucapnya.

Selain itu Kepala Dinas Kesehatan A. Fatoni, ketika dikonfirmasi lewat handphone pribadinya  terkait masalah tersebut belum direspon. [RL/uL]

 

 

Baca Lainnya

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

23 Okt 2026 - 18:14 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

23 Okt 2026 - 10:35 WIB

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah
Trending di SUMENEP