Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

Dinilai keluarkan Ijazah bermasalah Unija Sumenep Di Demo

badge-check

Dinilai keluarkan Ijazah bermasalah Unija Sumenep Di Demo Perbesar

Sumenep, Kompasmadura.com – Jatim Corupption Watch bersama masyarakat demo kantor Bupati Sumenep, Soal Kampus Universitas Wiraraja, tidak puas melakukan orasi di depan Kantor bupati, massa aksi datangi kacmpus Universitas Wiararaja Kabupaten Sumenep. Saat tiba di kampus Unija aksi demo berubah jadi aksi perang pamflet, dan pengeras suara antar massa aksi dengan pihak Unija, massa aksi sempat kesal saat hendak akan beorasi tergangu oleh masuk dangdut yang keras dari Unija.

Koordinator aksi Sajali, dalam orasinya mengatakan kampus Universitas Wiraraja (Unija), saat sekarang dikelolah oleh Yayasan bodong, hingga legalitas ijazah yang dikeluarkanya perlu di pertanyakan, ia menambahkan Yayasan Arya Wiraraja tidak terdaftar ke Dikti sebagai badan hukumnya.

“Terhitung dari tahun 2006 Ijazah Mahasiswa yang dikeluarkan Unija cacat hukum, dan perlu dipertanyakan legalitasnya,”terikanya saat orasi  (27/07/2016)

Untuk itu yayasan Arya Wiraraja harus bertanggung atas nasib Unija sekarang yang legalitas lulusannya bermasalah karena cacat hukum, Pihak-pihak yang bertanggung jawab permasalahan tersebut, Ramdan Sirat, Kurniadi Wijaya Alwiyah dan Sjaifurrahman.

“Mereka terlibat adanya pemalsuan data, hibah, likuidasi, maka usut tanah tukar guling yang tidak syah dan cacat hukum,”teranganya

Ramdan Siraj, (legislator), Kurniadi (aktor) Sjaifurrahman, (legislator) Alwiyah (eksekutor) nama-nama tersebut merupakan mafia di Kampus Unija, dituding sebagai otak intelektual timbulnya permasalah di Unija.

Sementara itu Pembatu Rektor (PR II) Universitas Wiraraja(Unija) Kabupaten Sumenep Sjaifurrahman menilai yang dilakukan oleh Sajali cs tidak ubahnya kelakukan intelek jalanan, bahkan ia menantang Sajali menyelesaikan persoalan tersebut di ranah Hukum, dan secara akademik.

“Jika memang Sajali orang Akademik bukan begitu caranya, jadi kami tidak mau menanggapinya, dia bukan kelas kami,”katanya

Jika ada oknum-oknum yang ingin mempersoal Unija harus dilakukan secara jentel dengan menyelesaikannya di ranah hukum, bukan dengan cara bertertiak-teriak dijalanan, karena Unija dunia akademik kami tidak mau melayani model-model intelek jalanan seperti itu, tidak berarti pihak Unija tinggal diam.

“Dengan diam lalu kami tidak melakukan apa-apa, kami akan melakukan upaya hukum kok, kami insan intelek tual kok bukan insan intelek tual jalanan,”jelasnya

Persoalan ini akan kami jawab dengan cara intelektual, bukan dengan cara jalanan seperti itu, dengan proses mendidik, yaitu dijalan ranah hukum. menurutnya selama ini Unija tidak ada permasalahan, bahkan menilai Sajali cs telah gagal paham.

“intinya kami tidak akan menanggapi orang-orang gagal paham, gagal minset, unjung-ujung nati gagal jiwa,”tegasnya. [Sr/uL]

Baca Lainnya

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

23 Okt 2026 - 18:14 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pedagang Pasar Kembangkan Usaha Lewat Pembiayaan Berani Mekar

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

23 Okt 2026 - 10:35 WIB

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah
Trending di SUMENEP