SUMENEP, Kompasmadura.com – Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep diminta tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim SH MH saat memimpin Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9/2026).
Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai disiplin, kemandirian, kepedulian, dan gotong royong, menurutnya, perlu diwujudkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.ucap Imam Hasyiml
“Gerakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberi manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.
Pihaknya menyebut, ruang pengabdian Pramuka cukup luas, mulai dari bidang pendidikan, sosial, lingkungan, ketahanan pangan, kebencanaan, kesehatan, kepemudaan hingga pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kekuatan Pramuka bukan semata-mata terletak pada jumlah anggotanya. Potensi tersebut harus diarahkan menjadi kekuatan sosial yang mampu ikut membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.
“Pramuka memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial. Karena itu, setiap kegiatan harus memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.
Wabup juga mendorong jajaran Gerakan Pramuka Sumenep memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi dinilai penting agar kegiatan Pramuka semakin responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, berkomitmen mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan produktif. lanjutnya
Momentum Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh anggota Pramuka untuk terus menjaga semangat pengabdian dan memperluas manfaat keberadaannya di tengah masyarakat. (Rie/Red)
















