JAKARTA, Kompasmadura.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa sistem Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) olahraga Indonesia saat ini telah bertransformasi dengan memiliki spesifikasi serta indeks pembinaan yang jelas dan terukur untuk setiap ajang kejuaraan.
Hal tersebut disampaikan Menpora Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/8). Ditekankan, dukungan penuh pemerintah telah membawa perubahan fundamental dalam pelaksanaan tata kelola program latihan.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), sekarang yang namanya Pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games. Tidak ada lagi Pelatnas yang hanya sebagai payung saja,” ujar Menpora Erick.
Menurut Menpora Erick, setiap cabang olahraga (cabor) dan atlet kini memiliki parameter serta kriteria khusus sesuai dengan tingkatan kompetisi yang diikuti.
“Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri,” lanjutnya.
Dalam ajang Asian Games kali ini, Indonesia mengirimkan atlet sebanyak 430 orang dari 35 cabang olahraga. Menpora Erick bilang, tidak semua atlet yang hadir dalam pelepasan kontingen Merah Putih oleh Kepala Negara. Sebab, sudah beberapa atlet telah berangkat lebih dulu.
“Sudah ada beberapa atlet yang berangkat, misalnya basket. Terus ada wushu, kemudian bulu tangkis kalau nggak salah malam ini sudah berangkat karena mau training camp,” jelasnya. (Pora/Red)
















