Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

Tugas Satgas Bentukan Dinas PUTR Sumenep, Benahi Infrastruktur Kota Dari Hulu Ke Hilir

badge-check

Tugas Satgas Bentukan Dinas PUTR Sumenep, Benahi Infrastruktur Kota Dari Hulu Ke Hilir Perbesar


SUMENEP, Kompasmadura.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membentuk tiga satuan tugas (Satgas) khusus yang menyisir jantung persoalan kota dari dalam tanah hingga badan sungai.

Kepala Dinas PUTR Sumenep, Eri Susanto, mengungkapkan, upaya menyeluruh untuk memulihkan beberapa persoalan infrastruktur kota yang seringkali tersendat oleh sampah, genangan air, dan kerusakan jalan yang tak kunjung usai.

“Ada tiga Satgas yang kami bentuk, yang pertama, yang dijuluki Satgas Merah, bekerja diam-diam tapi berdampak besar. Sebanyak 28 orang mengenakan seragam khusus dan menyusuri saluran drainase di bawah jalanan kota.” Ungkapnya, Senin (22/09/2025).

Menurutnya, dalam sehari, mereka bekerja dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, mengevakuasi sampah rumah tangga, limbah plastik, hingga material bangunan yang menyumbat gorong-gorong.

Mereka membersihkan jalur utama di Jalan Setia Budi. Gorong-gorongnya penuh dengan sampah dan pasir yang menumpuk bertahun-tahun. Satgas ini tak hanya membersihkan, lanjut dia, tapi juga memetakan jalur rawan genangan untuk intervensi jangka panjang.

“Sementara itu, Satgas Kali Marengan beranggotakan 25 personel yang bertugas menjaga kebersihan dan aliran air sungai Kali Marengan, salah satu sungai utama di kota. Mereka bekerja setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, menyusuri area padat penduduk seperti Kampung Arab hingga Geledak Rantai,” jelasnya.

Selain itu juga, sebagian besar sampah yang mereka angkat bukan dari alam, tapi dari manusia.Yang paling banyak itu popok bayi, pembalut, dan kantong plastik. Ini bukan hanya mengotori sungai, tapi juga menyebabkan pendangkalan yang mempercepat banjir saat musim hujan.

Lebih lanjut, kata Erik, tidak jarang petugas menemukan warga yang sengaja membuang sampah ke sungai di tengah malam. Meski sudah diberi teguran, sebagian tetap mengulang.

Mereka buang diam-diam. Sehingga, Satgasnya kadang harus menyamar atau patroli lebih pagi.
Kemudian, Satgas ketiga, bertugas menutup Lobang, yang tak kalah penting menambal jalan berlubang. Tim kecil berisi sembilan orang ini setiap hari berpindah dari satu titik ke titik lain berdasarkan laporan warga dan hasil pantauan internal.

“Mereka membawa alat tambal ringan dan material hotmix, bekerja cepat agar lubang tak berkembang jadi kecelakaan,” paparnya.

Meskipun diakui anggotanya masih terbatas, tapi semangat mereka luar biasa. Tahun ini pihaknya akan tambah personel agar cakupan kerja lebih luas.

Sedangkan, pembentukan tiga satgas ini sebagai bentuk pendekatan lapangan yang proaktif. Pihaknya tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengerjaan proyek besar. Kerusakan dan masalah infrastruktur muncul setiap hari, butuh respons cepat di level operasional.


Namun yang lebih penting dari itu adalah keterlibatan masyarakat. Selama pola pikir kita masih asal buang, maka kerja keras satgas hanya jadi pengulangan. Butuh budaya baru dalam menjaga kota ini.

“Kami berharap masyarakat mulai memahami bahwa infrastruktur yang baik bukan hanya urusan pemerintah, tapi hak dan kewajiban bersama,” pungkasnya.(RusNin)

Baca Lainnya

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

23 Okt 2026 - 10:35 WIB

DPRD Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Banggar: Fokus Kesehatan Kepulauan dan Rumah Ibadah

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep

14 Okt 2026 - 03:01 WIB

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep
Trending di SUMENEP