SAMPANG

Peserta Dilarang Bawa Petasan, Panitia Siap Sukseskan Parade Music Tradisional Combodug

SAMPANG, Kompasmadura.com – Farade music tradisional combodug tinggal menghitung hari. Kegiatan yang akan digelar 17 Desember 2022 mendatang, segala persiapan dilakukan oleh segenap panitia.

Senin (12/12/2022), bertempat di Cafe KenKARO di Jalan Makboel Kelurahan Polagan Sampang panitia mengadakan rapat bersama peserta Daul combo dan Daul Dug-Dug. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB, membahas tata tertib dan aturan dalam parade music tradisional tersebut.

“Semua peserta mengikuti rapat kali ini. Sejak awal pendaftaran sampai saat ini, sebanyak 22 peserta. Start dari monument Sampang Jalan Trunojoyo dan finist alun-alun Trunojoyo Jalan Wijaya Kusuma setempat,” kata Azis Kapra selaku Ketua pelaksana.

Untuk kategori daol combo, dia menyebutkan ada Adela, Gapura, Putra elissis, Gempa, Tanjung jaya. Dan Putra karamat, Putra Kamboja, Mokong jaya, Putra panglima, dan terakhir Plakaran jaya.

Sementara untuk katagori daol Dug dug diantaranya; Raden pangobar, Klabang hitam, Lanceng pejjungan, Spensa, Anakonda putra torajeh. Dan Darma langit, Putra mahkota, Lanceng sarlajuh, Lanceng kajuk, Regal, Pro Sampang, dan terakhir Ika maru.

Kemudian, Azis menyampaikan semua peserta menyanyikan lagu wajib “Sampang Hebat Bermartabat dan Religi”. Lagu wajib it dinyanyikan sebelum sebelum berangkat dengan estimasi waktu 5 menit.

“Setelah itu baru lagu bebas, dan para peserta dilarang keras membawa petasan. Dan saya pinta kepada semua peserta untuk kerjasamanya dalam mensukseskan acara ini,” pintanya.

Sementara Ketua Paguyuban Combodug Sampang (PCS) Sampang Cocok Hadi Sutrisno menegaskan acara ini serangkaian dalam rangka merayakan hari jadi Kabupaten Sampang ke-399 Tahun. Untuk mensukseskan parade music itu, maka panitia dan peserta lebih pro aktif yang merupakan ciri khas masyarakat Sampang.

“Pada prinsipnya, panitia sudah siap menggelar festival parade music tradisional combodug ini. Maka, partisipasi, kekompakan dan sportifitas, netralitas tinggi menjadi harapan utama dalam mensukseskan acara spektakuler ini,” ujar Mas Tris panggilan akrabnya. (Ful/Nin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *