close
SAMPANG

Dispertan-KP Sampang Dorong Budidaya Tanaman Hidroponik

IMG_20210930_172849
Dispertan-KP Sampang Suyono.

SAMPANG, Kompasmadura com – Budidaya tanaman hidroponik salah satu alternatif bagi masyarakat yang gemar bercocok tanam. Cara itulah tidak perlu atau memiliki lahan yang cukup luas. Apalagi masyarakat yang berada wilayah perkotaan.

Sejatinya, media tanaman hidroponik merupakan kegiatan bercocok tanam yang dilakukan tanpa tanah. Melainkan dengan cara menggunakan air yang mengandung nutrisi untuk pertumbuhan tanaman.

“Selain dianggap mudah dan simpel, tanam hidroponik juga memiliki beberapa keuntungan dibandingkan menggunakan media tanah,” kata Dispertan-KP Sampang Suyono.

Dia menjelaskan dari kelebihan tanaman hidroponik, dapat tumbuh pesat dengan keadaan tidak kotor dan tidak rusak. Tanaman biasanya terbebas dari hama dan penyakit. Pemakaian pupuk lebih hemat dan tumbuh tanaman lebih cepat. Dan mengganti tanaman dengan mudah, serta mempermudah pekerjaan dan pemeliharaan (lebih praktis).

“Cara ini lebih mudah, bisa pakai barang bekas. Paralon, botol air bekas asal sirkulasi airnya mengalir. Makanya, saya mendorong petani yang gunakan hidroponik,” ujar Yono sapaannya.

Yono menyampaikan bahwa di Sampang setidaknya ada 30 warga yang mengunakan sistem taman hidroponik. Dari sekian itu 15 orang telah sukses. “Seperti tanaman melon, sayur dan anggur yang beberapa hari lalu dikunjungi ibu Bupati,” katanya kepada kompasmadura.com

Melalui persatuan Gubuk Milenial Form, bagaimana kedepan para petani yang sebelumnya gunakan media tanah (lahan,red) atau muda-mudi bisa beralih ke media tanam hidroponik. Meskipun, kata dia, membutuhkan waktu cukup panjang dibandingkan usaha instan.

“Seperti jualan online. Kalau petani ini kan tanam sekarang tidak bisa memetik hasilnya tapi butuh waktu cukup lama,” ujar Yono saat ditemui ruang kerjanya.

“Saya sering juga sampaikan melalui kelompok tani program ini jadi usaha atau penghasilan di situasi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Ful/Nin)

Tags : Dispertan KP