SUMENEP

HIPMI Sumenep Berikan Fasilitas Bagi Kontingen Raka Raki Jawa Timur asal Sumenep

SUMENEP, Kompasmadura.com – Ajang pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur kembali dilaksanakan pada tahun 2021. Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur juga turut mengirimkan dua wakil terbaiknya dalam ajang pemilihan duta wisata tersebut.

Kabupaten Sumenep sendiri harus mempersiapkan kontingennya agar bisa mengikuti kontestasi tersebut dengan baik.

Oleh karena itu, Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Sumenep berkomitmen untuk mendukung kontingen asal Kabupaten Sumenep dalam kontestasi tersebut dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan dalam rangka persiapan ajang pemilihan Raka Raki Jatim 2021.

“HIPMI akan berkolaborasi dengan Disbudparpora untuk mempersiapkan kontingen raka-raki Jawa Timur asal Kabupaten Sumenep dengan baik, karena keberadaan duta wisata ini cukup penting untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan dan pembangunan industri pariwisata di Sumenep kedepan” ujar Dedy Waskito Sekretaris Umum BPC HIPMI Kabupaten Sumenep dalam keterangan rilisnya pada Selasa, (29/06/2021).

Dedy menambahkan bahwa potensi besar dari sektor pariwisata di Sumenep perlu
dioptimalkan karena sangat potensial menambah PAD.

Selanjutnya, menurutnya tugas Pemerintah Daerah adalah memberikan rasa aman bagi investor dan pengusaha di sektor Pariwisata ini.

Oleh karena itu, HIPMI menginisasi untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya Pemerintah Daerah dalam rangka mempersiapkan Sumenep sebagai destinasi wisata alam, budaya dan religi karena potensi yang dimiliki sangat memadai.

“Adik-adik kita kontingen Raka Raki ini harus mendapatkan perhatian dengan baik agar bisa berkompetisi dengan maksimal dan membawa nama Sumenep ke panggung regional, nasional hingga internasional” tambah Dedy.

HIPMI juga mengajak bagi semua elemen untuk berkolaborasi, berikhtiar membangun ekosistem ekonomi secara merata baik di daratan maupun kepulauan. Potensi alam, budaya dan situs religi yang ada di Sumenep sangat potensial untuk bersama kita kembangkan.

“Apabila pengembangannya maksimal dan terencana dengan baik, diyakini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumenep dan label sebagai daerah termiskin harus segera kita tinggalkan”, pungkasnya. (Ras/Nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *