close
HUKUM

Sikap Arogansi Kasi Datun Kejari Sumenep Akhirnya Meminta Maaf Pada Insan Pers

IMG_20190429_114652

SUMENEP, Kompasmadura.com – Pengusiran yang menimpa insan Pers beberapa pekan lalu dilakukan oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Bustomi Arifin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, siang ini resmi meminta maaf kepada awak media. Senin, (29/04/2019).

Diberitakan sebelumnya, bahwa Kejari Sumenep akan diluruk oleh awak media siang, ini akhirnya Bustomi sapaan akrabnya itu menyatakan sikap kepada wartawan terkait dalam insiden yang terjadi.

“Secara pribadi, atas sikap saya yang kurang baik pada waktu itu, saya mohon maaf yang sebesarnya-besarnya,” ungkapnya.

Setalah melakukan pertemuan bersama awak media di Aula Kejari Sumenep, ia menjelaskan bahwa saat itu pihaknya ingin istirahat, akibatnya emosi yang tak terkontrol membuat kemarahnnya memuncak.

“Saya sadari, bahwa emosi saya waktu itu atau psikologi saya ingin istirahat. Orang tua saya sedang opname. Jadi fikiran saya kabut dan tidak bisa berfikir jernih. Apalagi tiba-tiba ada bahasa yang membuat saya terpancing untuk emosi,” pengakuannya pada awak media.

Sementara itu, Alan Sahlan Wartawan Harian Bangsa selaku korban pengurisan arogansi tersebut menerima sikap permohonan maaf dari Bustomi yang mengusirnya pekan itu.

“Semua sudah clear, tidak ada masalah lagi, pak Bustomi sudah mengakui, dan saya dengan lapang dada siap menjadi mitra bersama Kejari Sumenep,” pungkasnya. [Hend/Nin]

Tags : Kejari