close
HUKUM

Kejari Sampang Kembalikan Uang Korupsi Tebu 2013 Senilai Rp 9,9 Miliar

IMG_20200114_161255
Kejari Sampang Maskur didampingi Kasi Pidsus Edi, Kasi Intel Ifan menunjukkan barang bukti di ruang Aula Kejari setempat.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Selasa (14/1/2020), di ruang Aula lantai II Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menggelar press release soal pemulihan dan pengembalian uang Negara senilai Rp. 9.981.101.679. Uang miliaran rupiah itu hasil tindak korupsi para terdakwa kasus Tebu Benih Datar Tahun Anggaran 2013 silam.

“Sebelumnya, Kami sudah pengembalian sebesar Rp. 1.180.050.000,” kata Kejari Sampang Maskur.

Bahkan dijelaskan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur mengelontorkan dana sebesar Rp. 19.929.525.000 bersumber dari APBN kepada beberapa Ketua Kelempok Tani (Poktan) dan koperasi di Sampang. Salah satunya, Poktan Damarwulan, Koperasi Usaha Makmur,
Poktan Mawar, dan Koperasi Serba Usaha.

Masing-masing Poktan dan Koperasi, menerima anggaran dengan jumlah yang berbeda. Sementara para terdakwa diantaranya, Edi Junaidi, Syaihul Anwar, Gada Rahmatullah, Abdul Aziz, Abdul Majid, Slamet Riyadi, Imam, dan Singgih Bektiono.

“Uang ini tentunya akan dikembalikan ke KAS Negara melalui Bank,” terangnya kepada awak media.

Lebih lanjut Maskur menuturkan instansinya telah mengamankan sebanyak 43 rekening bank. Rekening itu tergabung dalam koperasi Usaha Makmur dan Serba Usaha.

“Sedangkan dari tangan terdakwah, telah dilakukan pengembalian kerugian uang Negara dengan jumlah yang berbeda,” tandasnya. (Ful/Nin)

Tags : KejariUang korupsi