close
HUKUM

Dianiaya Hingga Lebam, Seorang Siswa di Pamekasan Lopor Polisi

IMG_20190306_082327

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Moh Rifqi Maulana (18) Seorang Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), warga Dusun Tegal Sari, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kab Pamekasan, melaporkan orang yang menganiaya Kemapolres Pamekasan, Selasa (05/03/2019).

Sebelumnya, Penganiayaan tersebut terjadi di depan klinik kecantikan Jalan Niaga, Kabupaten Pamekasan. Pasalnya, mobil Pick Up, dengan Nopol L 9432 BV, yang dikemudikan Moh Rifqi menyerempet bemper mobil Avanza warna putih, dengan Nopol W 1249 YQ, yang tidak dikenal.

Mohammad Rifqi Maulana, pada saat selesai melapor Di Polres Pamekasan mengatakan,Dirinya datang untuk melaporkan orang yang tidak dikenal tersebut atas penganiayaan dengan memukul mukanya sampai lebam di bagian bawah kelopak matanya sebelah kanan, Selasa (05/03/2019).

“Saya datang kepolres pamekasan untuk laporan penganiayaan pada saya kemaren. Karena sebelumnya saat saya mengendari mobil pick up dari jalan kemuning menuju jalan niaga kebarat, pada saat di tengah jalan, saya di setop dari tukang parkir kalau saya tidak boleh kalau berjalan ke barat,” tuturnya.

Selain itu, pada saat mobil pick up yang dibawa Moh Rifqi mau putar kekanan, nahas mobil pick up tersebut menyerempet bemper bagian belakang Mobil Avanza warna putih milik orang-orang.

“Saat menyerempet mobil itu, Ada dua orang keluar dari rumah makan menghampiri saya dan di ketok kaca mobil saya. Mungkin itu pemilik mobil yang disetempat. Setelah itu saya membuka kaca pintu mobil, terus saya bilang, iya mas saya salah, saya pasti tanggung jawab, tetapi dia malah langsung memegang baju dan memukul kepala saya hingga oleng, sampai muka saya lebam seperti ini,” tambahnya

Ia juga menambahkan, pihaknya meminta dari pihak kepolisian polres Pamekasan untuk diusut tuntas kasus penganiayaan itu, biar tidak ada korban kebelakangnya.

“Semoga orang yang memukul saya, secepatnya di tangkap dan diproses biar ada efek jera,” tandasnya.

Disisi lain, Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Hari melalui Humas, IPTU Nining mengatakan, Moh. Rifki Maulana tersebut melaporkan Kepolres Pamekasan atas pemukulan minggu (03/03) lalu, tetapi korban belum melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lantaran masih ada ujian di sekolahnya dan meminta untuk di tunda prosesnya.

“Nanti akan kami tindak lanjuti, tetapi mesih nunggu BAP dulu, baru nanti selesai BAP kami akan menjelaskan lebih lanjut,” ungkapnya. [Riski/Nin]

Tags : Dianiaya Hingga LebamPemukulanPolres/PamekasanSeorang Siswa di Pamekasan Lopor Polisi