SUMENEP, Kompasmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerukan perawat bekerja sesuai hati nurani dalam melayani kesehatan masyarakat.
“Saya berharap perawat yang bertugas di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah bekerja dengan ikhlas supaya menjawab tantangan dengan kinerja terbaik melayani masyarakat.” tegas Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, di sela-sela Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-45 di Kantor PPNI DPD Sumenep, Sabtu (16/03/2019).
Perawat di Sumenep telah banyak berkontribusi di dunia kesehatan masyarakat bahkan kinerjanya ada yang mendapat apresiasi nasional, namun para perawat hendaknya terus meningkatkan kinerjanya.
Bupati berharap para perawat juga mengembangkan kualitas diri dan kompetensinya, mengingat semakin hari, kasus-kasus kesehatan di masyarakat semakin beragam bahkan semakin sulit.
Pihaknya juga menambahkan PPNI Sumenep dalam HUT-nya menggelar berbagai kegiatan antara lain, peresmian Aula Kantor DPD PPNI Sumenep oleh Bupati ditandai dengan pengguntingan pita, pelayanan kesehatan, peyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan bakti sosial.
Turut hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro memberikan penghargaan kepada perawat yang diwakili oleh Ketua DPD PPNI Sumenep Nur Insan.
Selain itu juga, Nurfitriana Busyro menjelaskan, pemberian penghargaan atau cinderamata itu sebagai bentuk apresiasi kepada para perawat di Sumenep yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya berharap para perawat di Sumenep tetap semangat saat melaksanakan tugasnya dimanapun tempatnya, demi mendukung pembangunan daerah di sektor kesehatan masyarakat.” katanya.
Ketua DPD PPNI Sumenep, Nur Insan mengungkapkan, beragam kegiatan yang diadakan prioritas sasarannya adalah masyarakat Desa Babbalan Kecamatan Batuan.
“Beragam kegiatan HUT PPNI tahun 2019 khusus masyarakat di sekitar Kantor DPD PPNI Sumenep saja, namun kami memprogramkan agar kegiatan tahun mendatang menyentuh masyarakat lebih besar lagi hingga tingkat Kabupaten.” imbuhnya.
Dia menambahkan, kegiatan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat seperti pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan kencing manis dan kolestrol. Bahkan jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan lebih tinggi langsung merujuknya ke Puskesmas Batuan.
“Pelayanan kesehatan secara gratis untuk 375 orang, yang ditangani oleh 15 stand Komisariat DPD PPNI Sumenep. Selain itu kami juga menggelar bakti sosial kepada 25 anak yatim dan 18 anak kurang gizi.” ujarnya [Rie/Nin]






