close
SUMENEP

Pemkab Sumenep Luncurkan Siaga Online dan Smart Id Card

IMG_20180511_191251

SUMENEP, Kompasmadura.com – Bupati Sumenep, A Busyro Karim meresmikan sistem informasi absensi pegawai (siaga) online dan Smart ID Card Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, di Pendopo pada Jum’at (11/05). Tujuannya untuk peningkatan disiplin aparatur negeri sipil, kemudian meningkatkan kemudahan akses dan pelayanan administrasi kepegawaian, yang dipadukan dengan fungsi perbankan.

Dalam sambutannya, Suami dari Nurfitriyana Busyro ini, menyampaikan tujuan utama penerapan absensi online di kabupaten paling ujung pulau madura ini, untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai negeri. Sebab, Sesuai ujicoba tahun 2017 lalu, ada peningkatan nilai prosentase presensi PNS, dari 22, 02 persen di bulan april 2017 menjadi 87,82 di bulan desember 2017.

Selain Sigap Online, Pemkab Sumenep juga menerapkan Smart Id Card. Fungsinya sebagai instrumen peningkatan disiplin aparatur, meningkatkan kemudahan akses dan pelayanan administrasi kepegawaian, yang dipadukan dengan fungsi perbankan.

“ jika selama ini smart id card hanya sebagai tanda pengenal, tetapi smart id card di sumenep multi fungsi yakni sebagai profil data dan layanan administrasi kepegawaian pns, absensi, serta fungsi perbankan (atm, discon card dan e-money). Bahkan pencairan tunjangan kinerja PNS di kabupaten sumenep, yang akan diberlakukan mulai tahun depan, juga akan menggunakan smart id card,” terangnya, Jum’at (11/05).

Busyro juga mengatakan, khusus untuk smart id card pihaknya bekerjasama dengan bank jatim untuk wilayah daratan dan bank bri untuk wilayah kepulauan. Dengan keterangan Bank Jatim telah tercetak 7.777 kartu dengan fasilitas pencairan dana di 5 kantor kas dan 10 unit mesin ATM.

“Sementara untuk Bank BRI sudah tercetak 1.932 kartu. dengan jumlah fasilitas pencairan dana di 13 kantor kas, 7 teras bri, 2 mobil keliling, 40 unit mesin atm dan 424 Agen Brilink,” tambahnya.

Sebemnya, menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Pemkab Sumenep, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), jauh hari menerapkan Simpeg+ (sistem informasi kepegawaian plus).

Sebuah sistem informasi kepegawaian yang dirancang khusus beradaptasi dengan sapk (sistem aplkasi pelayanan kepegawaian). Tambah dia, Simpeg plus di bumi sumekar ini, merupakan satu-satunya di indonesia.

“Atas inovasi itulah, tahun 2017 ini pemerintah kabupaten sumenep meraih penghargaan dari bkn ri karena dianggap sukses dalam implementasi sapk. alhamdulillah, penerapan program tersebut tetap kami aplikasikan hingga sekarang,” pungkasnya.

Untuk diketahui pada kegiatan tersebut selain dihadiri Bupati Sumenep secara langsung tampak hadir Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) lainnya, Kepala Kantor Regional BKN se Indonesia, Direktur Bank BRI dan Bank Jatim, Kemudian Pimpinan Organisasi Daerah (OPD) Setempat. [die/Nin]

Tags : Siaga Online