close
SUMENEP

DKPP Sumenep Dukung Percepatan Tanam Padi dan Jagung Hadapi El Nino

IMG-20260413-WA0055


SUMENEP, Kompasmadura.com – Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kabupaten Sumenep bersama Polres Sumenep, TNI, dan masyarakat petani melaksanakan kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi dan Jagung Hibrida dalam upaya menghadapi potensi dampak fenomena El Nino serta memperkuat ketahanan pangan nasional, di Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Senin (13/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sumenep, sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, , dan masyarakat petani dalam menjaga stabilitas pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, S.E., M.Si, mengungkapkan melalui kegiatan tanam padi dan jagung hibrida diharapkan dapat mendorong percepatan masa tanam guna mengantisipasi musim kering akibat El Nino.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong percepatan masa tanam guna mengantisipasi musim kering akibat El Nino.” Ujarnya

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program percepatan tanam sebagai langkah konkret menjaga ketahanan pangan daerah. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Selain dihadiri Kepala DKPP kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si, juga dihadiri langsung Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., perwakilan Kodim 0827 Sumenep, Pelda Miriyanto, Danyon TP Mayor Inf. Aditya Danang beserta anggota, Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto, SH, MH, Camat Batang-Batang Mujib, S.Sos., M.Si beserta staf, Kepala PUPT Jatim Amrisal Ardiansyah, serta Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Dr. Ida Widi Arsanti, S.Pmp. bersama para Korluh dan PPL se-Kabupaten Sumenep.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Korluh Kecamatan Batang-Batang Zasli Purwanto beserta anggota, Kepala Desa Legung Barat beserta perangkat desa, para Ketua Gapoktan se-Kecamatan Batang-Batang, serta para petani setempat yang menjadi pelaku utama dalam gerakan tanam tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penanaman bibit padi dan jagung hibrida secara simbolis oleh Kapolres Sumenep bersama rombongan dan para petani. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan masa tanam guna mengantisipasi musim kering akibat El Nino.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada lima anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Korluh Kecamatan Batang-Batang, menyebutkan bahwa pada tahap pertama penanaman hari ini telah mencakup lahan seluas 53 hektare. Untuk tahap kedua, direncanakan penggarapan lahan seluas 1 hektare untuk padi dan 0,2 hektare untuk jagung pada tahun ini.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh para kelompok tani (Gapoktan), di antaranya permasalahan pengeboran sumber air yang masih kurang optimal serta adanya gangguan pencemaran yang mempengaruhi kualitas air untuk irigasi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.(Rus/Nin)

Tags : DKPPPertanian