SUMENEP, Kompasmadura.com – Istri Wakil Bupati Sumenep Nia Kurnia Fauzi menginginkan personel duta wisata setempat lebih berdaya dalam pengembangan objek wisata setempat.
“Bahkan pihaknya sudah bertemu dengan mereka dan ada keinginan mereka untuk berperan sebagaimana statusnya sebagai duta wisata,” katanya di Sumenep, kata Nia Kurnia Fauzi. Minggu (1/4)
Selain itu juga mengajak dua personel duta wisata tersebut ke salah satu objek wisata di Sumenep, yakni Pantai Sembilan di Pulau Giligenting.
Namun tujuannya utama mereka, Agar memahami kondisi riil Pantai Sembilan, baik fasilitas maupun waktu tempuh perjalanan ke objek wisata yang baru dirintis pada pertengahan 2016 tersebut.
“Kami memang ingin memberdayakan mereka layaknya duta wisata yang bisa mempromosikan serta mengajak wisatawan agar berkunjung ke Sumenep,” Terangnya.
Sedangkan kegiatan di Pantai Sembilan bersama duta wisata itu merupakan acara yang pertama kali dilakukan oleh istri Wabup Sumenep tersebut. Bahkan berharap kedepannya mampu memotivasi para duta wisata untuk membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan objek wisata.
Sementara salah seorang duta wisata Sumenep, Ummul Khair merespons positif keinginan istri wakil bupati Sumenep tersebut.
Ajakan istri Wabup Sumenep itu dinilainya bentuk perhatian dan kepedulian sekaligus tantangan agar duta wisata benar-benar mampu berperan dan berfungsi dalam pengembangan wisata setempat. Singkatnya.
Sementara akses transportasi di Pelabuhan Tanjung, wisatawan bisa langsung naik perahu layar motor yang melayani jalur Tanjung-Bringsang dengan tarif Rp10 ribu per orang.
Wisatawan yang ingin membawa motor akan dikenai tarif Rp10 ribu per motor plus ongkos jasa angkut ke maupun dari perahu, masing-masing Rp2 ribu. [Rie]






