SUMENEP, Kompasmadura.com – Upaya memperkuat layanan digital di sektor perbankan syariah daerah, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar resmi menjalin kerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar , H Hairil Fajar menyampaikan terkait kolaborasi dengan Bank Muamalat Indonesia diakuinya sebagai langkah besar untuk menghadirkan sistem keuangan syariah yang lebih modern, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
“Kerja sama ini bentuk komitmen kami untuk terus berinovasi menghadirkan layanan digital yang memudahkan nasabah, sekaligus tetap berpegang pada prinsip syariah,” kata Hairil Fajar saat dikonfirmasi kompasmadura.com, pada Senin (3/11/2025).

Melalui kerja sama, BPRS Bhakti Sumekar dan Bank Muamalat mengembangkan dua terobosan utama, yakni implementasi QRIS Virtual Account (VA) dan Debit Co-Branding Visa.
Sedangkan kedua inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan layanan perbankan syariah di pelosok daerah.
Dengan fitur QRIS Virtual Account, nasabah BPRS nantinya dapat melakukan pembayaran real-time dari berbagai aplikasi seperti GoPay, LinkAja, atau mobile banking bank lain, tanpa perlu membuka rekening baru di Bank Muamalat.
Sementara, kartu Debit Co-Branding Visa memungkinkan nasabah bertransaksi di dalam maupun luar negeri, tanpa batasan jaringan ATM internal.
“Bahkan ini terobosan penting agar layanan BPRS semakin inklusif dan bisa menjangkau masyarakat luas, tegasnya.
Bahkan lanjut Hairil Fajar, BPRS Bhakti Sumekar kini tengah menunggu hasil pengujian perizinan PJP Kategori 1 dari Bank Indonesia, sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pembayaran digital.
“Target kami akhir Oktober atau awal November sudah bisa diimplementasikan agar segera dimanfaatkan masyarakat” Ucapnya. (Rie/Nin)






