Menu ✖

Otomatis
Breaking News

SUMENEP

Pemkab Sumenep Tingkatkan UMKM Di Tengah Tekanan Wabah Covid-19

badge-check

Pemkab Sumenep Tingkatkan UMKM Di Tengah Tekanan Wabah Covid-19 Perbesar

SUMENEP, Kompasmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka menjaga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tetap eksis di masa wabah Virus Corona atau Covid-19 telah melakukan berbagai upaya membantu pelaku UMKM di daerah setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si mengatakan, wabah Covid-19 tidak hanya berdampak kepada kesehatan masyarakat, tetapi juga berefek negatif bagi para pelaku UKM di daerah.

“Sejak wabah Covid-19 mengakibatkan pelaku UKM terkena imbasnya pada penurunan penjualan produk atau barangnya, di antaranya yang bergerak di bidang meubeler, camilan, accessories sampai usaha catering,” kata Sekda Edy Rasiyadi saat membuka Pembekalan Kewirausahaan Bagi Wirausaha Pemula di Kabupaten Sumenep, di Hotel Musdalifah, Kamis (24/09/2020).

Pemerintah daerah untuk membantu pelaku UMKM terdampak Covid-19 di antaranya, melakukan pendampingan modal usaha Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan menampung serta membantu mempromosikan hasil produk UMKM melalui klinik UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep.

Selain itu, memprogramkan pemberian subsidi bunga atas pinjaman modal usaha kepada pelaku UMKM terdampak Covid-19 sebesar Rp8.675.000.000,-, dan pemberian bantuan peralatan kepada UMKM untuk membantu pengembangan usaha, agar mampu bertahan di masa pandemi sebesar Rp6.000.000.000,-.

“Program lainnya adalah dengan membeli produk UKM dalam upaya memberikan rangsangan agar ekonomi mikro bergerak terus di Kabupaten Sumenep,” tegas Sekda.

Sementara pembekalan kewirausahaan bagi wirausaha pemula di Kabupaten Sumenep difasilitatori oleh Badan Pelaksana BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura), dengan peserta sebanyak 25 orang yang dilaksanakan sejak tanggal 24 hingga 25 September 2020.

Lanjut Sekda, program lainnya yakni melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar, memberikan pinjaman tanpa agunan kepada pelaku UMKM, sekaligus melakukan penangguhan waktu pinjaman kepada 1.108 UMKM di Kabupaten Sumenep dengan total dana Rp53 miliar terhitung mulai bulan Juni 2020.

“Pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep berjumlah 313.351 UMKM tersebar di 27 kecamatan, dengan menyerap tenaga kerja sekitar 486 ribu orang,” ujarnya (Ri/Nin)

Baca Lainnya

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

21 Okt 2026 - 14:15 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

19 Okt 2026 - 21:34 WIB

PPPK Kemenag Bisa Ajukan Pembiayaan Syariah BPRS Bhakti Sumekar Lewat Kantor Cabang

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

19 Okt 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Sumenep Berharap Gerakan Pembacaan Surah Al-Waqi’ah Menjadi Tradisi Dalam Memperingati Hari-hari Besar Daerah

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep

14 Okt 2026 - 03:01 WIB

Semarakkan HSN 2026 , DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep

Ratusan Perempuan Ikuti Senam dan Jalan Sehat Perwosi di GOR A. Yani Sumenep

12 Okt 2026 - 09:41 WIB

Ratusan Perempuan Ikuti Senam dan Jalan Sehat Perwosi di GOR A. Yani Sumenep
Trending di SUMENEP