SAMPANG, Kompasmadura.com – Rabu (10/6/2020), Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Ponpes Darul Ulum Desa Gersempal Omben Sampang. Kunjungan tersebut, dalam rangka launching Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Darul Ulum Desa Gersempal Kecamatan Omben Sampang, pukul, 15.00 WIB.
Pesantren tangguh sebagai menghadapi era new normal di tengah pandemi covid-19. Dibentuknya Ponpes tangguh supaya kondisi pesantren menjadi aman dari penyebaran covid-19.
Selain itu dapat mencegah penyakit menular lainnya. Tentunya, penerapan protokol kesehatan yang disertai dengan menggunakan masker, menyediakan hand sanitizer.
“Jelang kembalinya, agar para santri belajar di pesantren terasa aman dan nyaman. Maka sangat penting dilakukan penyiapan protokol kesehatan,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai peresmian.
Di masa pandemi seperti ini, dia menjelaskan penularan virusnya sangat cepat. Maka pencegahan yang paling efektif adalah kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Maka langkah-langkah pencegahan perlu digalakkan.
“Dengan harapan gagasan pesantren tangguh ini benar-benar aman dari penyebaran virus covid-19,” ujar Mantan Menteri Sosial itu.
Sebagai bentuk dukungan penerapan new normal di pesantren memberikan bantuan sebagai mendukung pesantren tangguh. Diantaranya, bantuan alat perlindungan diri (APD) dengan total 34.650 buah. Bantuan APD itu untuk 1.286 Ponpes.
Selain itu, membagikan vitamin C pada santri dengan total bantuan sebanyak 92.836 blister. Dan juga untuk untuk ustadz dan ustadzah sebanyak 52.759 blister.
“Ada juga berupa tempat cuci tangan sebanyak 18.564 buah, juga sebanyak 981.122 botol hand sanitizers,” sebutnya. (Ful/Nin)






