close
SUMENEP

Komisi II DPRD Sumenep Turba, Lihat Aktifitas Perekonimaan Masyarakat

IMG_20180227_195335

SUMENEP, Kompasmadura.com – Komisi II Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, turun ke bawah (turba) melihat aktifitas perekonomian masyarakat di Pulau Gili Iyang Kecamatan Dungkek dan Desa Kombang Kecamatan Talango.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Nurus Salam menceritakan pertama rombongan mengunjungi Pulau Gili Iyang pada Sabtu (24/02). Sesampaianya, dilokasi para wakil rakyat langsung memantau aktivitas nelayanan di daerah tersebut. Baik di Desa Bancamarah maupun Di Desa Banraas.

“Kedatangan Komisi II kesana untuk melihat sejauh mana aktifitas perekonomian warga, disana kita bincang-bincang dengan masyarakat yang memiliki usaha teri,” katanya, Selasa (27/02/2018).

Tujuan dari kegiatan Komisi II ini, untuk menemukan rumusan masyarakat agar dapat melakukan aktifitas usaha untuk mendorong ekonomi mereka. Alhasil, saat kunjungannya, melihat perlu adanya pengembangan pada sektor industry nelayan berpenghasilan ikan teri.

Sebab, belum terlihat adanya perhatian dan sentuhan dari pemerintah daerah. Padahal, aktifitas perekonomian masyarakat berpangku pada kekayaan laut tersebut. Selain itu, pihaknya melihat potensi luar biasa pada sektor wisata alam.

Tentunya bukan rahasia lagi, Pulau Gili Iyang memiliki kadar oksigen terbaik nomer dua Dunia. Sehingga, adanya itu, bisa memberikan pula peluang usaha bagi masyarakat agar mengangkat penghasilan masyarakat setempat.

“Itu juga yang kita coba carikan formulasinya agar menjadi peluang usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Jika wisata pulau oksigen dipadati pengunjung, maka masyarakat dapat menjual prodaknya bagi pengunjung terebut. Disinilah pemerintah harus peka bisa hadir memberikan peluang usaha tersebut,” tambahnya.

Selanjutnya, oyok juga menceritakan pada Senin (26/02) kemarin, pihaknya bersama rombongan, juga turun melihat aktifitas perekonomian petambak udang di Desa Kombang Kecamatan Talango. “Kami juga mendatangi tambak udang di Desa Kombang Kecamatan Talango, ” katanya lagi.

Disana bersama rombongan Komisi II, Oyok Sapaan akrab Nurus Salam, pantau dan menanyakan ijin dari tambak udang yang ada disana. Ternyata, diketahuinya banyak tambak udang milik warga yang masih belum memiliki ijin.

“Ketika kami lihat, ternyata memang banyak yang belum berijin, namun pemilik tambak udang sudah melalukan proses. Sehingga, perlu waktu untuk bisa mendapatkan ijin tersebut,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat menekankan kepada petambak udang agar secepatnya ditindak lanjuti ke Dinas terkait, agar ijin segera diproses dan dikeluarkan. Sebab, jika belum ada legalitas tertulis aktifitas tambak udang dapat bermasalah. [die/Nin]

Tags : Kunjungan DPRD