SUMENEP, Kompasmadura.com – Kunjungan ratusan wisatawan asing ke Kabupaten Sumenep mulai menggeliat, terbukti pada trip ke dua L’ Austral D’ Ponant tiba di Keraton Sumenep pada pukul 13.30 WIB. City tour terbagi dua trip dikarenakan kapal tidak bisa sandar di pelabuhan Kalianget, mengingat alur perairan menuju dermaga masih dangkal.
Hal tersebut diutarakan oleh manajer Cruise Asia, Sudirman, yang menjelaskan bahwa kunjungan kapal pesiar ke beberapa daerah wisata di Indonesia dengan menggunakan kapal pesiar Cruise Asia telah diarungi nya, namun dari hasil evaluasi nya, Kabupaten Sumenep merupakan daerah wisata terbaik, karena dari aspek pelayanan nya, penyajian materi suguhan seni budaya, dan keragaman destinasi wisata nya lebih menarik, bahkan lebih menarik dari pada Surabaya.
” Namun sumenep sangat luar biasa, terbukti dari beberapa daerah yang kita kunjungi di Indonesia, para wisatawan asing yang menggunakan jasa kami lebih tertarik untuk datang berwisata ke Sumenep “, ungkap Sudirman.
Sudirman juga menyebutkan bahwa masih ada beberapa hal yang harus dibenahi di Sumenep, yakni terkait alur perairan menuju akses dermaga/pelabuhan Kalianget, yang kondisinya saat ini masih dangkal, sehingga ketika kapal pesiar hendak bersandar akan terkendala dengan kedangkalan perairan di pelabuhan Kalianget tersebut, sehingga kapal harus berlabuh di tengah laut.
Selain itu juga, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengaku sangat senang dengan meningkatnya geliat dunia pariwisata di Sumenep, terlebih banyak diminati oleh wisatawan asing, karena pihaknya mengaku belakangan ini cenderung lebih menekankan pembangunan dan pembenahan di sejumlah destinasi wisata, sehingga diharapkan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan lokal dan asing, dapat tumbuh beriringan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Madura, khususnya warga Sumenep.
” Dunia pariwisata Sumenep sudah menggeliat, namun kami akan terus melakukan pembangunan dan pembenahan di setiap destinasi wisata yang dimiliki Sumenep, dan tak ketinggalan pula seni dan budaya akan kami terus tingkatkan, karena potensi wisata di Sumenep tak kalah indahnya dengan di pulau Bali “, ujar Achmad Fauzi.
Achmad Fauzi juga menyampaikan bahwa pada kunjungan Wisman dengan kapal Cruise Asia, para pengrajin keris juga meraup untung jutaan rupiah, sehingga beberapa bilah keris menjadi oleh-oleh menarik, sementara itu dalam bulan ini ada dua rombongan kapal pesiar dari luar negeri akan berkunjung ke Sumenep, yaitu Cruise Asia dan nanti pada tanggal 25 November 2017, dengan nama kapal pesiar Silver Sea, dengan jumlah penumpang sebanyak 156 orang.[rls/red]






