BANGKALAN,Kompasmadura.Com – Dalam Rangka HUT Polisi Lalulintas yang ke-62 satuan lalulintas polres Bangkalan memiliki cara tersendiri untuk berbagi kebahagiannya. Seperti yang dilakukan kali ini korp Bhayangkara tersebut sengaja mengadakan kegiatan dengan berbagi kebahagian bersama anak yatim.
Berdasarkan pantuan kompasmadura.com, rombongan satlantas polres Bangkalan memilih Yayasan mutmainnah Baitul rahman yang berada di desa Jeddih Timur, kecamatan socah Bangkalan. Setibanya dilokasi puluhan anak yatim telah menunggu dan siap menyambut kedatangan tamu Allah tersebut.
Menurut Ketua Yayasan Mutmainnah Baitul Rahman Moh.Roissuddin menilai adanya kegiatan yang dilakukan oleh pihak satlantas polres Bangkalan yaitu suatu bentuk wasilah dari firman Allah dan Rosulnya dalam menjaga kedaulatan negara.
“Jika negara ingin berdaulat maka harus starakan hak kaum dhuafa, dan anak yatimnya, Maka daerah tersebut akan maju. Semoga niat baik bapak Inggit ini benar-benar menjadi wasilah pembenahan di Bangkalan,” Ucapnya.
Bahkan Rois (sapaan akrabnya) berharap sangat tinggi dengan kedatangan korp bhayangkara tersebut, menjadi motivasi khusus bagi anak asuhnya.
“Semoga adik-adik kita disini bisa jadi polisi yang alim, yang ber-akhlak, sebab manusia yang faqih dalam agama adalah hamba yang baik.” Terangnya.
Disampaikan olehnya, bahwa dirinya diberikan amanah untuk mengasuh anak yatim sebanyak 40 anak dan dua diantaranya asal Flores dan NTT, “Anas dan Muhammad ini dari luar pulau, semoga semuanya diberkahi Allah,” imbuhnya.
Sedangkan kepala satuan lalu lintas polres Bangkalan AKP Inggit Prastyanto, menegaskan bahwa acara tersebut adalah rentetan dari HUT polisi lalu lintas “Kita hanya ingin berbagi saja, kebetulan memang bertepatan pada ulang tahun lalu lintas ke-62.” Ucapnya.
Sehingga lanjutnya, Tujuan utamanya hanya ingin membantu, semoga bantuan tersebut bermafaat. “Semoga doa-doanya bisa menjadi dukungan dan support rohani kepada korp kita,” katanya.
Pria yang juga berdarah Bangkalan tersebut, meminta Jika ada hal yang baik dari pihak kepolisian agar dijadikan cerita dimasa mendatang.
“Biarkan itu jadikan cerita dimasa mendatang. Jika ada yang kurang berkenan kami mohon maaf. Karena kami hanya ingin menyambung tali silturrahim dan menambah saudara saja.” Pungkasnya.[MA/Nin]






